3 Aplikasi untuk Mengawal Pilkada

Jakarta – Kurang dari sebulan lagi, tepatnya 15 Februari 2017, akan digelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak. Akan lebih seru jika kita bisa berpartisipasi dengan ikut memantau dan mengawalnya. Tak repot, memantau Pilkada kini bisa dilakukan dengan bantuan aplikasi.

Ada beberapa aplikasi yang bisa dipakai untuk mengawal Pilkada. Rata-rata menawarkan fungsi yang memungkinkan kita melihat kandidat pemimpin, bahkan mengajak untuk menjadi relawan yang akan melaporkan hasil penghitungan suara di tiap TPS.

Kawal Pilkada

Foto: screenshot Google Play Store

Selain hadir di mobile, Kawal Pilkada juga bisa diakses melalui situsnya yang beralamat di www.kawalpilkada.id. Bagi yang belum mengenal profil calon kepala daerahnya, bisa melihat biodata kandidat di sini.

Platform ini berbasis crowdsource atau partisipasi publik yang terbuka bagi siapa saja. Sesuai namanya, aplikasi yang dibesut Code4Nation ini berfungsi untuk mengawal jalannya proses Pilkada secara terbuka, transparan dan akuntabel.

Pengguna aplikasi bisa mendaftar sebagai relawan untuk memoto kertas C1 plano sebagai bukti laporan hasil Pilkada di TPS yang disinggahinya. Data per TPS nantinya akan dimasukkan ke mesin utama penghitungan suara, agar bisa diperoleh hasilnya dengan cepat.

Ketika sudah didapat data yang valid, Kawal Pilkada akan otomatis melakukan rekapitulasi penghitungan cepat (quick count) secara real time, sehingga kita juga bisa memantau langsung hasil quick count lewat aplikasi tersebut.

Pilkadanesia

Foto: screenshot Google Play Store

Pilkadanesia dibuat oleh developer Rimbunesia. Aplikasi ini menawarkan fitur yang menyajikan biodata dan visi misi kandidat kepala daerah di tiap wilayah pemilihan.

Pengguna aplikasi bisa mencocokkan laporan hasil Pilkada dalam formulir C1 yang diterima KPU dengan hasil yang sebenarnya di daerah mereka dengan aplikasi ini. Hasil akhir Pilkada nantinya akan ditampilkan secara real-time.

Ada fitur NIK terdaftar yang sangat bermanfaat di aplikasi ini. Melalui fitur ini, Pilkadanesia memungkinkan pengguna bisa mengecek, apakah sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum.

Pilkada Go

Foto: screenshot Google Play Store

Adalah TechnoChez, developer di balik aplikasi ini. Pilkada Go sendiri merupakan akronim dari Pilkada Guides Online yang ingin menjadi wadah informasi sekaligus sebagai forum diskusi terkait Pilkada.Untuk menciptakan interaksi itu, Pilkada Go menyajikan fitur komentar.

Pilkada Go juga menampilkan biodata lengkap calon kepala daerah, mulai dari informasi pencalonan, visi dan misi jika nantinya menjabat, bahkan rekam jejak mereka di media massa.

Nilai tambah Pilkada Go mungkin ada pada fitur Sengketa Pilkada. Fitur ini memungkinkan pengguna memantau proses sengketa terkait Pilkada di pengadilan. Pilkada Go juga menyediakan informasi tahapan-tahapan dalam Pilkada.

Dua dari tiga aplikasi ini punya waktu loading yang lama untuk sejumlah fungsi di dalamnya. Pilkadanesia dan Pilkada Go ‘tertidur’ cukup lama setelah digunakan pada momen Pilkada serentak 2015. Update terakhir dari kedua aplikasi ini adalah Desember 2015.

Yang paling up to date adalah Kawal Pilkada yang sudah merilis update untuk Pilkada 2017. Pilkadanesia dan Pilkada Go harus bersiap menyambut Pilkada 2017, di mana akan ada banyak orang memanfaatkan aplikasi mereka.

Selain tiga aplikasi yang disebutkan, sebenarnya masih ada sejumlah layanan serupa untuk memantau Pemilu. Bukan tidak mungkin, sejumlah aplikasi untuk Pilkada masih akan bermunculan menjelang pesta demokrasi ini pada Februari mendatang. (mag/mag)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar