Airbnb Gratiskan Penginapan Bagi yang Ditolak Masuk AS

Jakarta – Para petinggi teknologi menentang keras Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait kebijakannya soal pembatasan imigran dan pengungsi, termasuk CEO Airbnb Brian Chesky.

“Larangan memasuki AS atau pengungsi ke AS sangat tidak benar. Kita harus membantu mereka yang terkena dampak ini,” kata Chesky, melalui akun Twitter-nya @bchesky.

“Buka pintu untuk AS bersatu, namun tutup pintu untuk tindakan apapun yang bisa memisahkan AS. Mari bersama menemukan cara menghubungkan setiap orang, bukan malah memisahkannya,” sebutnya.

Lebih lanjut, layanan penginapan alternatif online selain hotel yang dipimpinnya ini mengeluarkan kebijakan yang menawarkan tumpangan rumah gratis bagi para pengungsi dan imigran yang tidak diperbolehkan masuk ke AS.

“Airbnb menawarkan hunian gratis bagi pengungsi dan siapa saja yang tidak diperbolehkan memasuki AS. Ikuti terus informasi soal ini, hubungi saya jika memerlukan tempat singgah segera,” ujarnya.

Penginapan gratis itu rencananya akan disediakan bagi mereka yang ditolak pergi ke AS di bandara dan kesulitan mencari tempat bermalam. Juga pengungsi yang tidak diperbolehkan ke Negeri Paman Sam.

“Kami memiliki 3 juta rumah, jadi tentu saja bisa bisa menemukan tempat bagi mereka untuk tinggal,” sebut pungkas Chesky. (rns/fyk)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar