Alasan untuk Berhenti Gunakan Charger Apple Palsu

iPhone Charger

Badan perlindungan konsumen Inggris Chartered Trading Standards Institute baru-baru ini melakukan pengujian terhadap 400 charger Apple palsu yang banyak dijual secara online di 8 negara, termasuk AS, China, dan Australia.

Dalam pengujiannya sebagaimana dilansir BBC, CTSI menemukan bahwa 99 persen dari charger Apple palsu yang beredar luas di pasaran tersebut gagal uji keamanan. Disebutkan mereka, hanya tiga dari 400 charger Apple palsu itu yang memiliki isolasi yang cukup untuk melindungi dari kejutan listrik.

Petinggi CTSI menyarankan konsumen untuk membeli charger Apple asli meskipun harganya lebih mahal dibandingkan dengan charger palsu atau charger bekas yang bisa membahayakan nyawa.

“It might cost a few pounds more, but counterfeit and second-hand goods are an unknown entity that could cost you your home or even your life, or the life of a loved-one,” he said.

Adapun CTSI memberikan sejumlah tips untuk mengecek apakah charger Apple tersebut palsu atau sebaliknya. Pertama adalah memasukkan charger ke dalam stopkontak tanpa mengkoneksikan ke perangkat. Jika ukurannya pas maka charger tersebut asli yang memiliki ukuran 9,5mm dari ujung ke pin.

Tips kedua adalah dengan melihat adanya merek atau logo, nomor model dan tanggal produksinya. Pastikan ada tanda keamanan CE di Eropa atau FCC dan UL buat kawasan AS.

Berikutnya, charger asli menyertakan cara penggunaan termasuk kondisi dan keterbatasan penggunaan, bagaimana menggunakan dengan aman, petunjuk dasar keamanan listrik, dan rincian mengenai pembuangan secara aman.

Terakhir, pengguna disarankan untuk tidak menggunakan charger yang kabelnya sudah berjumbai atau terlihat dengan jelas adanya kerusakan.



Untuk tipis kedua, charger palsu tentunya bakal sulit diidentifikasi mengingat sebagian charger palsu juga memiliki merek atau logo. Bahkan di antaranya juga menyertakan petunjuk pemakaian.

Pengujian yang dilakukan CTSI hadir menyusul Apple beberapa waktu lalu menemukan 90 persen charger Apple yang dijual oleh pihak ketiga di toko online Amazon palsu. Mereka pun tidak tinggal diam dan berencana mengajukan tuntutan hukum terhadap vendor yang menjualnya.






About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar