Anak Muda Mau Sukses? Harus Berani Ambil Risiko

Anak Muda Mau Sukses? Harus Berani Ambil RisikoFoto: detikINET – Adi Fida Rahman
Solo – Gagal berkarir jadi anak band, Eka Gustiwana malah sukses jadi speech composer yang beken lewat sosial media. Video kreasinya selalu viral. Itu semua berkat kejeliannya memanfaatkan momentum dan berani ambil risiko.

Itu sebabnya, Eka sengaja kami dapuk untuk jadi salah satu pembicara d’Youthizen di Solo. Ia cocok untuk kami dorong sebagai sosok yang bisa menginspirasi anak muda di era millenial saat ini.

Di hadapan empat ratusan anak muda yang hadir di Hotel Solo Paragon, Sabtu (26/11/2016), Eka pun bercerita tentang awal kiprahnya tiga tahun lalu. Khususnya, saat namanya melejit setelah ia memparodikan cuplikan video ‘Demi Tuhan’ Arya Wiguna yang akhirnya viral di YouTube.

“Apa yang saya lakukan berisiko. Kalau orangnya nggak suka dia bisa nuntut saya. Ternyata dia (Arya) malah suka. Saya ditelepon, katanya dia terharu,” ujarnya mulai bercerita.

Sempat dikritik berbagai banyak pihak, Eka tak pantang menyerah untuk terus membuat speech composing. Tak cuma artis atau selebriti, tapi juga video politisi yang ia sulap jadi keren dan viral.

“Saya dihadapkan dengan pilihan, bikin lagi atau berhenti. Karena saya juga sempat dikritik. Akhirnya saya bikin lagi. Jeremy Tety, Syahrini. Akhirnya jadi viral dan malah jadi RBT,” ujarnya.

Karyanya pun semakin memikat, bisa dilihat dari jumlah 90 ribu follower yang setia menguntitnya di media sosial. Eka pun bagi-bagi tips bagaimana hal itu bisa terjadi.

“Saya pakai cara nempel, bikin sesuatu yang belum ada di indonesia. Cari yang ngehits. Berani melangkah, berani tampil beda, ngikutin tren yang ada, update terus,” tuturnya.

“Namun speech composing belum menghasilkan uang saat itu. Saya cuma bikin demi menambah viewers dan subscriber. Itu yang jadi dasar bisnis saya. Jadi kalau saya bikin video, saya sudah punya audience,” masih kata Eka.

Eka sendiri bisa dibilang salah satu anak muda yang berkarya dengan memanfaatkan dunia digital. Di tengah maraknya konten negatif yang bermunculan di dunia internet, Eka tetap berusaha untuk menghasilkan konten yang baik untuk dikonsumsi publik.

“Saya bawa suasana berbeda. Begitu ada isu panas, saya tetap positif. Saya gak mau angkat negatifnya. Intinya berusaha untuk tetap positif dan bagaimana dari kreativitas kita saja,” pungkasnya.

Masih banyak kisah menarik yang disampaikan Eka dalam acara d’Youthizen yang ikut didukung oleh Telkomsel dan Oppo, termasuk bagaimana tips untuk membuat konten video yang viral di media sosial. Penasaran? Tunggu saja lanjutan beritanya.
(rou/rou)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar