Apple Bakal Gunakan Mata Uang Lokal untuk Harga Aplikasi di 8 Negara Baru

App Store

Setelah lama menggunakan mata uang dolar untuk semua harga aplikasi berbayar di App Store banyak negara, Apple baru saja mengumumkan strategi baru untuk menggunakan mata uang lokal di sejumlah negara baru.

Dalam surel yang dikirimkannya kepada seorang pengembang seperti dilihat 9to5Mac, Apple bakal mulai menggunakan mata uang lokal di 8 negara baru dalam beberapa minggu mendatang.

Berikut daftar negara yang bakal menggunakan mata uang lokal daripada dolar:

  • Mesir (Pound),
  • Kazakhstan (Tenge),
  • Malaysia (Ringgit),
  • Nigeria (Naira),
  • Pakistan (Rupee),
  • Filipina (Peso),
  • Qatar (Riyal),
  • Tanzania (Shilling),
  • Vietnam (Dong).

Menggunakan mata uang lokal daripada dolar tentunya bisa memudahkan konsumen untuk melihat banderol harga aplikasi yang beragam tanpa merasa bingung mengenai nilai tukarnya. Selain itu, perubahan mata uang dari dolar menjadi mata uang lokal diharapkan bakal membantu mendongkrak pendapatan para pengembang dan Apple dari toko aplikasinya.



Perubahan dari mata uang dolar ke mata uang lokal negara-negara tersebut juga otomatis memungkinkan Apple untuk membayar para pengembang aplikasi dengan mata uang negara-negara di mana mereka berada.

Namun sebagai catatan buat regional Mesir, Apple mengatakan pendapatan pengembang di negara tersebut bakal dipotong pajak pertambahan nilai baru yang sudah diberlakukan pemerintahnya sebesar 13 persen.





About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar