Apple Kantongi Gelar ke-10 Perusahaan Paling Dikagumi di Dunia

iPhone 7 Jet Black

Satu lagi kebanggaan yang berhasil ditorehkan Apple di tahun 2017. Fortune baru saja menganugerahkan gelar perusahaan paling dikagumi nomor satu di dunia kepada perusahaan yang dipimpin oleh CEO Tim Cook tersebut.

Gelar perusahaan paling dikagumi nomor satu di dunia dari Fortune itu merupakan gelar kesepuluh yang berhasil disabet Apple secara berturut-turut sejak 2007 silam, yang tidak lain adalah tahun lahirnya iPhone kali pertama.

Sementara Apple merayakan keberhasilannya menjadi perusahaan paling dikagumi nomor satu di muka bumi, pesaing besarnya asal Korea Selatan yaitu Samsung harus tersingkir dari daftar 50 perusahaan tersebut.

Kasus terbakarnya baterai yang menimpa lini smartphone flagship Galaxy Note pertengahan tahun kemarin menjadi alasan Fortune tidak memasukkan Samsung dalam daftar perusahaan paling dikagumi di dunia. Kasus kebakaran tersebut dikatakan sudah merusak penjualan dan reputasi mereka.

Perusahaan-perusahaan besar lain yang masuk daftar perusahaan paling dikagumi ada Amazon di peringkat kedua, Disney di peringkat lima, Alphabet di peringkat enam, serta Facebook dan Microsoft di peringkat 9 dan 10.

Fortune setidaknya melibatkan 3.800 petinggi perusahaan, direktur, dan analis untuk memilih 10 perusahaan yang paling mereka kagumi berdasarkan 9 kategori. Yaitu, Innovation, People Management, Use of Corporate Assets, Social Responsibility, Quality of Management, Financial Soundness, Long-Term Investment Value, Quality of Products/Services, dan Global Competitiveness.



Apple akhirnya keluar menjadi perusahaan paling dikagumi nomor satu dari 1.500 perusahaan Amerika Serikat dan luar AS dengan pendapatan besar lebih dari $10 miliar yang dikutsertakan dalam penilaian.

Kebahagian Apple tampaknya semakin bertambah selepasnya mencatatkan rekor pendapatan paling besar dalam sejarah di kuartal pertama tahun fiskal 2017 yang lalu. Selain itu, mereka beberapa waktu lalu juga masuk 5 besar daftar perusahaan paling inovatif di dunia dari Fast Company.






About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar