Apple Kurangi Produksi iPhone di Awal 2017

Jakarta – Apple disebut akan mengurangi jumlah produksi iPhone sebesar 10% pada Q1 2017 mendatang, tepatnya antara Januari hingga Maret.

Informasi berasal dari kalkulasi para penyuplai komponen iPhone dari jumlah pesanan komponen Apple. Sebelumnya Apple juga sudah mengurangi jumlah produksi iPhone sebesar 30% pada Q1 2016 ini.

Penyebabnya adalah stok barang yang masih mereka simpan cenderung masih banyak, yang terakumulasi dari kuartal sebelumnya, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Sabtu (31/12/2016).

Sayangnya Apple enggan angkat bicara soal hal ini, setelah juru bicaranya menolak mengomentari pengurangan produksi iPhone tersebut. Setelah informasi ini menyebar, saham Apple menurun sebesar 0,84%, sejalan indeks saham di Nasdaq.

Meski mengurangi jumlah produksi, penjualan iPhone selama musim liburan 2016 ini sepertinya cukup memuaskan, karena bisa mengalahkan ponsel buatan Samsung dalam hal jumlah aktivasi.

Selama musim liburan akhir tahun 2016 ini, sekitar 44% ponsel yang diaktivasi adalah iPhone, sementara Samsung harus puas dengan angka aktivasi sebesar 21%.

Dalam hasil penelitian yang dilakukan perusahaan analitik aplikasi mobile Flurry, kebanyakan orang memilih iPhone sebagai hadiah, ketimbang ponsel Samsung, yang pertumbuhannya hanya 1% dibanding musim liburan 2015 lalu.

Selain dua merk itu, ponsel-ponsel merk lain hanya kebagian angka aktivasi yang jauh lebih kecil. Huawei contohnya, yang berada di posisi ke-3 dengan persentase aktivasi sebesar 3%, sementara sisanya adalah LG, Amazon, Oppo, Xiaomi dan Motorola masing-masing sebesar 2%.

Ponsel dengan layar berukuran sedang jadi gadget populer di musim liburan 2016. Ponsel tersebut antara lain iPhone 7 yang punya layar 4,7 inch dan Galaxy S7 dengan layar 5,1 inch, sekalipun popularitasnya menurun dibanding tahun 2015, dari 54% menjadi 45%. (asj/asj)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar