AS Siap Balas Serangan Cyber Rusia

Jakarta – Pemerintahan Amerika Serikat (AS) yang masih dipimpin presiden Barack Obama disebut akan mengumumkan serangan balasan terhadap Rusia atas berbagai serangan cyber selama masa pemilihan presiden (pilpres) lalu, yang akhirnya dimenangkan oleh Donald Trump.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (29/12/2016), informasi ini didapat dari dua pejabat AS yang tak disebutkan namanya. Keduanya menolak untuk memberikan informasi soal serangan balasan seperti apa yang sudah disetujui oleh Obama.

Kedua pejabat itu hanya memberikan kemungkinan jenis-jenis serangan yang akan dilakukan, yaitu sanksi ekonomi, membocorkan informasi untuk mempermalukan pejabat Rusia, pengusiran diplomat Rusia di Amerika Serikat, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (29/12/2016).

Rusia sendiri dituduh oleh berbagai agensi AS seperti FBI, CIA dan lainnya sebagai dalang di balik berbagai serangan cyber terhadap AS. Seperti membocorkan berbagai informasi untuk membantu kemenangan Donald Trump pada pilpres AS lalu, tuduhan yang berulang kali ditepis oleh Rusia.

Obama sendiri sebelumnya sudah pernah menyebut kalau pihaknya akan bereaksi atas interferensi Rusia dalam pilpres AS ini. Sementara presiden AS terpilih Donald Trump menolak mengomentari hasil penilaian komunitas intelijen AS tersebut.

Pihak Rusia sendiri melalui juru bicara Kementerian Luar Negerinya, Maria Zakharova, menjanjikan akan mengambil tindakan tersendiri apabila AS benar-benar menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap negerinya itu. (asj/fyk)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar