Asisten Digital Bisa Bantu-bantu Masak di Dapur

Las Vegas – Banyaknya pekerjaan di dapur rumah kita bisa sangat merepotkan, sehingga bantuan asisten rumah tangga (ART) akan sangat membantu. Bagaimana jika dibantu dengan ART digital?

Di ajang Consumer Electronic Show (CES) 2017 di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, perusahaan teknologi asal Jerman Bosch memperlihatkan bagaimana meningkatkan sistem rumah pintar yang kian dipersonalisasi, hingga sebuah perangkat bisa bertindak seperti teman bahkan asisten pribadi, salah satunya adalah My Kitchen Elf atau disingkat Mykie.

Asisten Digital Bisa Bantu-bantu Masak di DapurFoto: Rachmatunnisa/detikINET

Mykie, seperti sebutannya, berwujud seperti elf atau kurcaci yang berbentuk mungil. Ini adalah asisten pribadi besutan Bosch yang menjadi pendamping pintar di dapur. Perangkat ini boleh dibilang seperti gabungan robot yang memiliki emosi dengan Amazon Echo, namun untuk keperluan dapur rumah.

Berbicara saat konferensi pers yang digelar di Mandalay Bay Convention Center, Las Vegas, Rabu (4/1/2017), Dr Werner Struth, Member of the Board of Management, Robert Bosch GmbH memaparan robot dengan tampilan lucu dan dioperasikan dengan perintah suara ini bisa mencarikan resep makanan dan membacakannya untuk membantu kegiatan memasak.

Mykie bisa mendengar, menjawab pertanyaan, dan membantu mengerjakan tugas rumah tangga sehari-hari. Misalnya, dia tahu persis masih berapa lama kue perlu dipanggang di dalam oven, apa saja yang tersimpan di kulkas, bahkan memberitahukan cerah atau tidaknya cuaca.

“Mykie bisa memproyeksikan video call dengan teman yang akan memberitahukan langkah-langkah memasak, bisa juga menerima perintah suara untuk menambahkan dan memesan keperluan dapur, serta memainkan musik melalui koneksi Bluetooth,” sebut Struth.

Dia menambahkan, Mykie memungkinkan penggunanya berkomunikasi dan mengendalikan seluruh perangkat rumah tangga yang masuk dalam seri Home Connect Bosch. Selain Mykie, teknologi rumah pintar Bosch lainnya adalah solusi keamanan berupa kamera indoor 360 derajat dan Eyes Camera outoor.

Struth mengatakan, dua kamera ini membantu menciptakan keamanan rumah yang lebih baik, memungkinkan pengguna memantau apa yang terjadi di rumah mereka kapan pun, dan di mana pun mereka berada.

“Untuk menjaga privasi, lensa kamera indoor 360 derajat dapat dengan mudah didorong ke dalam bodi kamera hanya menggunakan ujung jari. Eyes Camera outdoor sendiri bukan kamera biasa karena menggabungkan sensor cahaya dan gerak beserta sistem intercom dalam satu alat cerdas,” paparnya.

Selain itu, ada juga Bosch Twinguard, pendeteksi asap yang dilengkapi dengan sensor kualitas udara. Perangkat ini dapat mendeteksi situasi berbahaya secara lebih jelas, sehingga tidak terjadi alarm palsu.

Bosch ingin teknologi rumah pintar bisa mempermudah hidup penggunanya. Sebagai contoh, saat meninggalkan rumah, pemilik kediaman tak perlu lagi memeriksa apakah pemanas ruangan, alat elektronik, atau lampu dalam kondisi mati atau belum.

“Manajemen skenario dalam Bosch Smart Home App mampu membaca rutinitas harian di rumah dan bisa diaktifkan untuk mengerjakannya secara mudah hanya melalui sentuhan ujung jari,” tutup Struth. (rns/rou)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar