Begini Cara Kerja Aplikasi Deteksi Pencuri Jarak Jauh Ciptaan Siswi SMK di Sleman

Begini Cara Kerja Aplikasi Deteksi Pencuri Jarak Jauh Ciptaan Siswi SMK di SlemanFoto: sukma indah
Yogyakarta – Dua siswi SMK N 1 Depok, Sleman menciptakan aplikasi yang bisa mengirim deteksi gerakan pencuri langsung pada pemilik rumah. Begini cara kerja aplikasi Srisujak yang dapat menutupi kekurangan sistem kontrol CCTV.

“Jadi kalau ada gerakan, sensor akan mengirim karakter 1 ke Android A. Android A adalah android yang diletakkan di rumah,” jelas salah satu penciptanya, Noviani Fitri Andari (16).

Hal ini disampaikan Novi saat ditemui detikcom di sekolahnya yang beralamat di Ring Road Utara, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (21/9/2016). Novi menciptaka aplikasi ini bersama temannya Umi Mukholifah (16) dengan dibimbing Lintang Wisesa.

Sensor PIR HC-SR 501 (passive infra red) untuk mendeteksi adanya gerakan makhluk hidup dipasang ke Arduino sebagai otaknya. Selain itu, di Arduino dipasangka npula modul bluetooth HC-05.

Umi menambahkan, jika terdeteksi gerakan, Arduino akan mengirim data via bluetooth ke Android A.

Selanjutnya Android A yang telah terinstal aplikasi Srisujak akan menerima data dari Arduino. Sehingga Android A akan menelepon Android B.

“Android B itu yang dipegang pemilik rumah,” kata Umi.

Novi menjelaskan hingga saat ini aplikasi Srisujak masih akan terus disempurnakan. Rencananya nantinya aplikasi ini akan dilengkapi dengan kamera dan alarm.

Alarm akan diletakkan di bagian luar rumah sehingga ketika pencuri masuk, bunyi alarm akan didengar oleh para tetangga dan orang di sekitarnya.

“Nanti juga kita akan bikin web. Di web itu pemilik rumah bisa melihat kondisi rumahnya dari jarak jauh. Tapi hanya pemilik rumah saja yang bisa mengakses gambar itu,” urai Novi.

Diwawancara terpisah, Lintang menjelaskan jangkauan sensor PIR yang digunakan dalam alat ini antara 4-10 meter dengan sudut mencapai 120 derajat.

Lintang juga mengklaim belum ada aplikasi dengan kerja dan harga semurah Srisujak.

“Biasanya untuk rangkaian yang menelepon atau SMS itu pakai modul SIM 900 atau GPRS atau ESP. Sementara Srisujak hanya memakai bluetooth dan android,” ulas Lintang.

Oleh sebab itu, Aplikasi Srisujak menjadi hampir empat kali lebih murah.

“Modul di atas Modul GSM, yang harganya rata-rata Rp 200 ribu sampai Rp 900 ribu. Jadi tanpa modul GSM itu, Srisujak jauh lebih murah. Biaya Srisujak ini kurang dari Rp 250 ribu,” pungkasnya.
(sip/ash)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar