CEO Apple Protes Trump dengan Tulisan Menyentuh

Jakarta – Kebijakan baru presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memperketat imigrasi mungkin banyak didukung dengan alasan melindungi AS, namun yang menentangnya pun tak kalah banyak. Dari jagat teknologi beberapa bos sudah nyinyir, termasuk CEO Apple Tim Cook.

Dalam memo internal untuk karyawan Apple yang bocor, Cook turut cemas dengan kebijakan imigrasi baru yang diberlakukan Trump dan menegaskan bahwa ia tidak mendukungnya.

Seperti Google atau Facebook, banyak karyawan Apple berasal dari mancanegara dan ada yang terkena dampak aturan tersebut, di mana warga dari 7 negara untuk sementara dilarang masuk AS. Cook meyakinkan bahwa Apple akan membantu penuh para karyawan itu.

Begini bunyi memo menyentuh yang ditulis Cook pada karyawan Apple yang dikutip detikINET dari The Verge:

Tim,

Dalam pembicaraanku di Washington minggu ini, aku memperjelas bahwa Apple sungguh meyakini pentingnya imigrasi, baik bagi perusahaan kita ataupun bagi masa depan negara ini. Apple tidak akan eksis tanpa imigrasi, apalagi berkembang dan berinovasi.

Aku mendengar jika banyak dari kalian sangat risau dengan perintah eksekutif yang dikeluarkan kemarin yang membatasi imigrasi dari tujuh negara mayoritas Muslim. Aku pun juga prihatin. Ini adalah kebijakan yang tidak kami dukung.

Ada karyawan Apple yang secara langsung terpengaruh kebijakan itu. Tim kami sedang menghubungi mereka dan melakukan apapun untuk mendukung mereka. Dan kami menghubungi juga Gedung Putih untuk menjelaskan dampak negatifnya bagi karyawan dan perusahaan kami.

Seperti yang beberapa kali kukatakan, perbedaan membuat tim kita kuat. Dan jika ada satu hal yang kuketahui tentang orang di Apple, itu adalah kedalaman empati dan saling dukung satu sama lain. Itu adalah hal yang penting sekarang dan tidak akan melemah. Aku tahu bisa mengandalkan kalian semua, untuk memastikan setiap orang di Apple merasa diterima, dihormati dan dihargai.

Apple itu terbuka. Terbuka bagi siapapun, tidak peduli dari mana mereka berasal, bahasa apa yang mereka katakan, siapa yang mereka cintai dan bagaimana mereka beribadah. Karyawan kita mewakili talenta terbaik di dunia ini dan tim kita berasal dari setiap sudut bumi.

Seperti perkataan Dr Martin Luther King, “We may have all come on different ships, but we are in the same boat now.”

Tim (fyk/fyk)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar