Cerita Bapak iPod Tony Fadell Hampir Kehilangan Prototipe iPhone Pertama

Tony Fadell

Tony Fadell yang dulu pernah menjabat sebagai Senior Vice President of iPod selama beberapa tahun di Apple ternyata menyimpan rahasia besar seputar iPhone generasi pertama yang diluncurkan satu dekade silam.

Dalam wawancara dengan BBC, pria yang tenar dengan sebutan “Bapak iPod” itu menceritakan bahwa dia hampir saja kehilangan prototipe iPhone pertama di sebuah bandara sebelum Apple mengumumkannya kepada publik dunia saat itu.

Saat peristiwa tersebut, Fadell merasa sangat khawatir dengan apa yang sudah dialaminya dan bagaimana menjelaskan peristiwa tersebut kepada Steve Jobs (alm.). Mengingat, pendiri Apple itu tidak sungkan untuk memecat pegawai yang membocorkan rahasia.

“I was sweating bullets.”

“I was walking through every scenario thinking about what could happen,” he told me. None of them ended well.

Fadell meminta bantuan petugas bandara tanpa memberitahukan apa barang yang hilang itu karena sangat rahasia. Pencarian selama 2 jam pun membuahkan hasil, prototipe iPhone pertama ditemukan. Ternyata iPhone itu terjatuh dari sakunya dan masuk celah di antara kursi.

“It fell out of my pocket and it was lodged in between the seats!”



Tidak hanya itu, Fadell dalam wawancara itu juga bercerita ide awal diciptakannya iPhone pertama oleh Steve Jobs dan tak pernah diketahui orang banyak. Nah buat kamu yang mengetahui kisahnya bisa membacanya lebih lengkap di tautan ini.

Peristiwa hilangnya prototipe iPhone bukan kali ini saja terjadi. Namun yang ini lebih naas. Pada 2010, seorang software engineer Apple, Gray Powell, meninggalkan prototipe iPhone 4 di toilet sebuah bar di San Fransisco karena mabuk. Prototipe iPhone 4 itu ditemukan oleh Brian Hogan yang kemudian menjualnya ke Giszmodo seharga $5.000. Namun tindakannya itu berbuah tuntutan dan denda dari Apple.

iPhone baru saja merayakan hari jadinya yang ke–10 awal minggu ini ketika Apple kali pertama mengumumkannya pada tanggal 9 Januari 2007 lalu. Siapa menyangka, kehadirannya kala itu tak pelak membuat pesaingnya kelabakan dan menginspirasi untuk membuat smartphone serupa hingga saat ini saking populernya.






About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar