Dipepet Sana-sini, Uber Kebut Izin Operasional

https://i1.wp.com/us.images.detik.com/content/2015/07/07/398/uber_jakarta.jpg?w=1000
Jakarta – Aplikasi layanan transportasi Uber mendapat banyak rintangan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Tak ingin lebih lama diliputi tudingan miring, petinggi Uber pun mengaku tengah berusaha mendapat izin operasional di Indonesia.

Menurut Alan Jiang, GM International Launcher & Acting Uber Jakarta, seperti perusahaan teknologi lainnya, Uber akan mendaftar sebagai perusahaan yang bergerak di bidang e-commerce. Namun sejauh ini usahanya masih dalam proses.

“Uber itu sama saja dengan aplikasi e-commerce lainnya. Seperti Traveloka misalnya, penggunanya bisa memesan pesawat tanpa harus Traveloka terdaftar sebagai perusahaan transportasi,” ujar Jiang, di hotel Pullman, Jakarta, Selasa (7/7/2015).

Pun demikian, bila pemerintah ingin menggarap regulasi soal ride sharing, Jiang mengatakan Uber akan membantu memberi berbagai masukan yang dibutuhkan. “Kami telah melakukan hal ini di beberapa negara, seperti India dan Filipina,” imbuh Jiang.

Tapi tak seperti di negara lainnya, dimana pengemudi Uber bisa mendaftarkan dirinya sendiri, di Indonesia Uber menjalin kerjasama dengan sejumlah usaha-usaha rental mobil sebagai penyedia armada. Adapun yang badan usaha terbaru yang digandeng Uber adalah Koperasi Trans Usaha Bersama.

Koperasi yang berkantor di wilayah Cawang ini memfasilitasi pemilik mobil pribadi yang ingin bergabung menjadi pengemudi Uber. Haryanto Mangundiharjo yang menjabat sebagai Ketua Umum Koperasi Trans Usaha Bersama mengatakan, saat ini sudah ada sebanyak sekitar 830 pengemudi Uber yang terdaftar di koperasinya.

“Kami hadir sebagai jawaban atas keinginan pemilik mobil yang ingin menjadi armada Uber namun ditolak olah rental mobil yang bekerjasama dengan Uber. Pemasukan yang didapat dengan menjadi armada Uber bisa mencapai Rp 16 juta per bulannya,” kata Haryanto.

Uber sendiri sebenarnya aplikasi yang menjembatani kebutuhan penumpang yang menginginkan transportasi nyaman namun terjangkau. Uber menggandeng pemilik kendaraan pribadi untuk memanfaatkan kendaraannya sebagai alat transportasi komersial.

Namun model bisnis Uber ini ditentang oleh sejumlah perusahaan transportasi di Jakarta, karena status bisnisnya yang tak jelas karena belum memiliki aturan resmi.


(yud/ash)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar