Ditinggal 2 Bos, Bagaimana Nasib Migrasi Pelanggan Smartfren?

 Ditinggal 2 Bos, Bagaimana Nasib Migrasi Pelanggan Smartfren?(Kika) Sukaca Purwokardjono, Merza Fachys, Roberto Saputra (Foto: Muhammad Alif Goenawan)
Jakarta – Di tengah-tengah kesibukannya mengurus migrasi pelanggan Code Division Multiple Access (CDMA) ke 4G, Smartfren malah ditinggal dua punggawanya. Lantas bagaimana Smartfren menyikapi hal ini?

Dalam acara media gathering di Resto Bunga Rampai, Jakarta, Roberto Saputra selaku Chief Brand Officer dan Sukaca Purwokardjono, Division Head Smartphone Business PT Smartfren Telecom resmi mengumumkan pengunduran diri. Keduanya akan hengkang dari Smartfren dalam waktu dekat.

Roberto dan Sukaca mengundurkan diri di saat operator telekomunikasi ini tengah gencar mengurus migrasi pelanggan CDMA ke 4G LTE. Meski demikian, Presiden Direktur Smartfren Telecom Merza Fachy terlihat kalem dan santai menghadapinya.

“Selalu ada kontingensi. Sudah ada tim pengganti yang akan menangani. Ya, pokoknya kita jalan terus lah,” ujar Merza singkat di depan awak media, Rabu (7/12/2016).

Menurut Merza, saat ini kurang lebih sudah 70% dari total 12 juta pelanggan Smartfren yang sudah migrasi dari CDMA ke 4G LTE. Dikatakannya, angka ini bisa digeber lagi hingga akhir 2016. Hanya saja, ia tidak menargetkan akan rampung dalam waktu dekat.

“Kami tidak memaksa pelanggan untuk pindah. Kami hanya persilakan kepada pelanggan, mau yang enak atau enak sekali? Gitu saja,” tutup Merza seraya berkelakar.

Meski tidak memaksa pelanggan untuk pindah, Smartfren tetap menghadirkan beragam program menarik, guna menggenjot jumlah pelanggan 4G. Salah satunya, dengan program Be The Lucky One.

Melalui program ini, seluruh pelanggan Smartfren yang menggunakan aplikasi SmartMusic baik reguler, bundling, MP3, serta Album dan SmartMusic penguna Minipage, dapat memperoleh kesempatan untuk mendapatkan beragam hadiah.
(mag/rns)

About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply