FujiFilm Optimistis Pasar Kamera Masih Laku | Tempo Teknologi

Kamis, 25 Februari 2016 | 03:30 WIB


FujiFilm Optimistis Pasar Kamera Masih Laku

Kamera Mirrorless Fujifilm X-T1 ikut dihadirkan dalam pameran kamera di Yokohama, Kanagawa, Jepang, 12 Februari 2015. (Kiyoshi Ota/Bloomberg via Getty Images)

TEMPO.CO, Jakarta -Produsen kamera asal Jepang, FujiFilm, masih optimistis dengan pasar kamera digital. Gempuran dari kamera smartphone tak menjadi ancaman mengerikan.

“Sampai sekarang, penjualan kamera mirrorless kami terus meningkat, membuktikan minat masyarakat Indonesia terhadap kamera masih tinggi,” kata Presiden Direktur FujiFilm Indonesia Masatsugu Naito di Jakarta pada Rabu, 24 Februari 2016. Karena itu, perusahaan yang sudah berjalan selama 80 tahun ini pun mulai mengalihkan fokus produksi mereka ke sektor tersebut.

Sales Manager Photo Imaging Division FujiFilm Indonesia Wawan Setiawan membenarkan pernyataan ini. Ia mengatakan, 99 persen penjualan di Indonesia ditopang oleh model X-series. Pangsa pasarnya sejak pertama kali keluar terus meningkat, mencapai 30 persen pada tahun 2015.

Menurut dia, ada alasan tertentu mengapa kamera tipe ini tak akan tergerus oleh smartphone. “Banyak fitur di mirrorless yang tak bisa ditiru kamera smartphone,” kata Wawan.

Mirrorless, yang memiliki fitur mirip dengan kamera DSLR, memang tengah digandrungi. Dengan fungsi canggih, kamera ini jauh lebih kompak dan mudah dibawa-bawa ketimbang DSLR. Masatsugu memperkirakan pasar kamera ini akan terus berkembang ke depannya.|

Pada kesempatan sama, FujiFilm resmi meluncurkan tiga produk terbaru mereka. Kamera-kamera ini dilengkapi fitur terbaru yang akan memuaskan ekspektasi para pecinta fotografi. Ketiganya adalah kamera X-Pro2, X-ES2,  dan X70. Seluruhnya akan mulai dipasarkan di Indonesia pada akhir Maret mendatang.

URSULA FLORENE

About The Author

Profile photo of Tempo

www.tempo.co adalah portal berita online dan offline yang terkenal dengan beritanya yang 'berani' dan menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan dengan investigasi yang terkenal 'tajam'.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar