Gendong Tas Berisi MacBook Pro, Pria AS Ini Selamat dari Tembakan

MacBook Pro

Pria bernama Steve Frappier dikabarkan berhasil lolos dari kematian berkat MacBook miliknya dalam tragedi penembakan yang terjadi pekan lalu di bandara Fort Lauderdale-Hollywood International Airport.

Kepada CNN, Frappier menceritakan bahwa saat penembakan yang pada hari Jumat sore pekan lalu tersebut dia menjatuhkan badannya ke lantai dengan tas yang masih digendongnya untuk menghindari tembakan.

Beruntung, tas yang berisi sebuah laptop yang diketahui MacBook Pro berhasil menyelamatkan dirinya dari tembakan yang dimuntahkan si penembak yang saat itu sedang mengamuk tak keruan.

“The backpack saved my life,” Steve Frappier said, speaking on CNN’s “AC360.” “[I] dropped and the backpack was still on my back and I was turned in such a way where that at one point when the shooter shot toward my direction … there was a bullet that ricocheted.”

Frappier mengatakan bahwa dia merasakan ada sesuatu yang mengenai bagian punggungnya. Namun dia mengira itu bukan tembakan sampai dia memeriksanya di kamar mandi. Dan benar saja, peluru ditemukan menembus saku bagian bawah tas dan mengenai laptop miliknya hingga rusak.



Tak menunggu lama, Frappier menyerahkan tas dan MacBook Pro ke FBI untuk dilakukan penyelidikan. Peluru yang merusak laptopnya itu diketahui berdiameter 9mm yang digunakan si pelaku penembakan.

Pelaku tersebut diketahui bernama Esteban Santiago. Penembakan berlangsung selama 45 detik sampai dia menyerahkan diri ke polisi. Dalam tragedi penembakan itu, 5 orang dilaporkan tewas.

Kisah mengenai produk-produk Apple menyelamatkan nyawa seseorang dari kematian sudah beberapa kali terjadi. Tahun lalu, nyawa seorang tentara Turki selamat berkat iPhone berhasil menghalau tembakan. Ada juga mahasiswa AS yang juga selamat dari tembakan perampok berkat iPhone miliknya.






About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar