Indosat: Fantasy League Berikutnya Tunggu Putusan PSSI

Indosat: Fantasy League Berikutnya Tunggu Putusan PSSIFoto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan
Jakarta – Dengan terpilihnya tiga pemenang, berakhirlah pertandingan game sepak bola online Fantasy League yang diinisiasi oleh Indosat Ooredoo. Lalu apakah akan ada pertandingan selanjutnya?

Menjawab pertanyaan yang dilontarkan, Benny Hutagalung selaku Division Head Event & Sponsorship Indosat Ooredoo mengatakan, tidak menutup kemungkinan jika ada turnamen Fantasy League yang lain. Tapi itu semua tergantung pada putusan PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia).

“Ya, kita sih sebenarnya mau-mau saja mengadakan turnamen lagi. Tapi, sepertinya kami harus menunggu keputusan PSSI setelah kongres tanggal 8 Januari 2016 mendatang,” ujar Benny kepada detikINET ditemui di kantor Indosat Ooredoo di Jakarta, Kamis (22/12/2016).

Sebelumnya, pertandingan Fantasy League diadakan bertepatan dengan turnamen Torabika Soccer Championship. Kala itu, turnamen yang diadakan oleh swasta ini sebagai bentuk mengisi kegiatan di kala kemelut PSSI terjadi.

“Tapi kan sekarang kemelut PSSI sudah usai. Jadi, kita harus menunggu dan menghargai keputusan PSSI. Dengan pertandingan apa nantinya Fantasy League akan terasosiasi,” tutur Benny kemudian.

Di Fantasy League, gamer berperan sebagai manager dan membuat klub sepakbolanya sendiri. Total ada 18 klub dari nasional yang pemainnya siap dipakai di tim buatan gamer masing-masing. Gamer akan mendapat poin setiap pekan berdasarkan penampilan pemain bola yang disiapkan di line-up dan goal yang dicetak.

Sejak diluncurkan bulan Juni 2016 lalu, Fantasy League telah meraih lebih dari 100 ribu pemain. Ini pun tidak disangka oleh Benny. “Ini di luar prediksi Indosat. Tapi kami cukup senang Fantasy League bisa diterima dengan baik oleh penggemar sepak bola Indonesia,” pungkasnya.
(mag/rns)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar