Jabra Halo Fusion, Tak Sekadar Halo-halo

Jabra Halo Fusion, Tak Sekadar Halo-haloFoto: dok. Jabra
Jakarta – Produsen audio nirkabel Jabra akhirnya merilisheadset Jabra Halo Fusion Wireless untuk pasar Indonesia setelah diperkenalkan pertama kalinya di ajang IFA Berlin 2015 lalu.

Menurut Andi Djoe, Marketing Manager PT Axindo Infotama, distributor yang membawa perangkat ini ke Indonesia, Jabra Halo Fusion dirancang untuk pengguna yang memiliki mobilitas tinggi, membutuhkan headset berkualitas, dan mampu melakukan panggilan telepon.

“Banyak orang memiliki headphone khusus untuk mendengarkan musik dan satu lagi untuk kebutuhan membuat dan menerima panggilan. Kami menggabungkan dua hal ini tanpa mengorbankan kualitas suara, sambil memberikan kontrol yang mudah dan pemakaian yang nyaman,” kata Andi dalam keterangannya, Selasa (26/1/2016).

Meskipun memiliki desain yang ringan, hanya 21 gram, Jabra Halo Fusion diklaim menawarkan kualitas suara yang baik. Selain itu headset ini didukung baterai dengan daya tahan 6,5 jam.

Jabra Halo Fusion (foto: dok.Jabra)

Headset ini menggabungkan teknologi signature pairing yang mudah. Tidak masalah jika pengguna memiliki dua perangkat berkoneksi Bluetooth, karena dapat dipasangkan (pairing) dengan dua perangkat Bluetooth secara bersamaan menggunakan teknologi inovatif Multiuse.

“Anda bisa memakainya dalam berbagai aktivitas. Baik lari pagi, minum kopi di kafe atau bepergian di kereta, speaker mini di headset Jabra Halo Fusion ini akan mengisolasi noise sehingga tidak akan terganggu dengan bisingnya suara di lingkungan sekitar,” papar Andi.

Jabra Halo Fusion sendiri mulai dipasarkan di Indonesia dengan banderol harga Rp 990 ribu. Sementara saat dijual terbatas untuk paket launching di situs Bhineka selama 25 Januari-1 Februari 2016,headset ini dihargai Rp 890 ribu dengan bonus charger 4 in 1 turtle brand white.
(rou/rou)

About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply