Jadi Operator Seluler Anak Muda, Tri Bina Startup

Jakarta – Hutchison 3 Indonesia, operator seluler Tri, mengaku masih fokus berbisnis telekomunikasi. Namun di satu sisi, mereka juga tak bisa melupakan fokus pembinaan anak muda, khususnya startup.

Anak muda, khususnya yang ada di rentang usia 15-25 tahun, merupakan tulang punggung Tri saat ini. Jumlahnya mendominasi 80% dari total 56,5 juta pengguna seluler yang ada di operator itu.

Jadi ketika Tri sibuk menggelar kampanye Festival #Ambisiku demi mencari anak muda dengan ide-ide terbaik, bukan berarti program untuk menumbuhkan wirausaha muda itu nantinya akan dijadikan revenue generator.

“Tri masih fokus untuk bisnis telko, kami tidak fokus mengambil keuntungan untuk kegiatan ini lebih fokus membina startup, tujuan kami adalah mengembangkan generasi muda. Setelah selesai kami tidak akan meninggalkan, kami akan berkomitmen untuk kelanjutan ke depannya,” jelas Head of Customer Engagement & Operations Tri, Julandi George Fransiskus di Menara Mulia, Jakarta, Senin (9/1/2017).

Ajang pencarian ide bisnis kreatif ini sendiri telah usai. Dari tiga kota diselenggarakannya gelaran ini, Tri telah menerima 225 proposal ide dan memilih 4 ide bisnis terbaik untuk masuk ke tahap Boot Camp di Jakarta mulai hari ini, yaitu: mengundang.co dari Bandung, SellBuyTime dari Jakarta, WI4GO dari Yogyakarta dan SoKu.id dari Solo.

Para pendiri dan pemilik ide bisnis kreatif yang terdiri atas sekumpulan anak muda ini mendapat predikat The Boss selama Boot Camp, sejalan dengan misi Kejar #Ambisiku menjadikan anak muda menjadi bos bagi dirinya sendiri.

Keempat ide bisnis terbaik pilihan Tri ini selama empat hari akan masuk ke tahap Boot Camp, dan selama dua tahun juga mereka akan dibina tentang bagaimana dan akan seperti apa usaha mereka ke depannya.

Selama dua tahun masa pembinaan, Tri tak ingin setengah-setengah membina anak-anak muda yang memliki ide bisnis kreatif. Tri tidak mengungkapkan berapa rencana mereka untuk investasi untuk program tersebut dan belum ada rencana bagaimana setelah dua tahun setelah pembinaan berjalan.

“Saat ini kami bantu untuk menyusun rencana bisnis dulu. Setelah itu kedepannya baru ditentukan bisa memakai sumber daya seperti apa saja,” pungkas Julandi yang ingin nantinya Tri dikenal sebagai operator selulernya anak muda. (rou/rou)

Jakarta – The NextDev kembali diadakan untuk tahun 2016. Dan ajang pencarian bibit-bibit startup digital Indonesia ini dimulai dengan acara roadshow The NextDev 2016 di Yogyakarta.

Acara tersebut digelar di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, 20 Mei 2016 lalu. Roadshow The NextDev 2016 akan digelar sepanjang bulan Mei hingga September 2016 di 20 kota di Indonesia dari Banda Aceh hingga Ambon.

Tujuannya adalah untuk mensosialisasikan The NextDev 2016 sehingga akan ada lebih banyak lagi remaja berpotensi yang tergerak untuk mewujudkan Smart City di Indonesia dan menjadikan Indonesia lebih baik dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi melalui ajang kompetisi ini.

“Melalui roadshow The NextDev 2016, kami ingin bertatap muka dengan para generasi muda Indonesia dan mengajak mereka semua untuk turut berkontribusi secara aktif memanfaatkan teknologi untuk melahirkan solusi yang memberikan dampak sosial yang positif melalui ajang kompetisi The NextDev 2016,” ujar VP Corporate Communication Telkomsel Adita Irawati dalam keterangan yang diterima detikINET.

“Dengan tingginya partisipasi dari mereka, akan terjaring lebih banyak lagi ide-ide kreatif dan solutif yang dapat mempercepat penerapan Smart City di berbagai daerah di Indonesia,” lanjut Adita.

Roadshow The NextDev 2016 yang dimulai di Yogyakarta ini, juga akan dilaksanakan di 19 kota lainnya yaitu Semarang, Surabaya, Malang, Banyuwangi, Denpasar, Bandung, Bogor, Jakarta, Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Palembang, Manado, Ambon, Gorontalo, Makassar, Banjarmasin, Balikpapan dan Pontianak.

Acara ini terbuka untuk umum tanpa biaya dan akan diisi berbagai agenda menarik seperti ‘Startup Talk’ dimana peserta akan mendapatkan pengetahuan berharga mengenai pengembangan startup dari pembicara ternama dari industri kreatif digital Indonesia.

Selain itu, ada juga ‘Sharing Session’ bersama finalis The Next Dev 2015, serta ‘Rocket Pitching’ dimana para peserta berkesempatan untuk mempresentasikan produk startup nya selama 3 menit. Tidak hanya itu, peserta juga bisa mendapatkan e-certificate atas partisipasinya di acara roadshow The NextDev 2016.

Selepas roadshow, akan diadakan proses seleksi regional dan focus group discussion, hingga pada akhirnya didapatkan 20 tim finalis untuk tingkat nasional. Para finalis akan memperoleh pelatihan dan pendampingan secara intensif dari beberapa pakar pada saat bootcamp untuk mengembangkan technical maupun soft skills, mulai dari teknik melakukan coding, marketing skills, hingga communications skills.

The NextDev mengajak remaja untuk mewujudkan imajinasi dan ide mereka tentang Smart City dan menjadi bagian dari program untuk membentuk masa depan Indonesia yang lebih baik.

Tahun ini The NextDev hadir dengan konsep yang lebih menantang dengan tetap fokus pada pengembangan Smart City, dengan ruang lingkup yang lebih luas yaitu kategori pengembangan aplikasi untuk rural atau pedesaan.

Dalam kompetisi The NextDev 2016, terdapat sembilan sub tema yang memiliki fokus tersendiri sebagai dasar pengembangan solusi. Ke-9 sub tema yang bisa dipilih oleh peserta adalah agrikultur, kemaritiman, usaha kecil dan menengah (UKM), pemerintahan, energi, pariwisata, kesehatan, pendidikan, dan transportasi.

Selain menciptakan karya yang akan bermanfaat bagi orang banyak, tiga tim terbaik juga akan mendapatkan berbagai hadiah menarik yang disebut dengan 6M, yakni Market Access (akses pasar), Marketing (publisitas), Mentoring (pelatihan dan pendampingan), Management Trip (study visit ke pelaku industri telekomunikasi di luar negeri), Money (uang tunai), dan Monetizing (peluang besar untuk memperoleh pendapatan melalui kolaborasi dengan stakeholder terkait).

Persyaratan untuk bisa mengikuti kompetisi The NextDev tahun ini sama dengan tahun lalu, yakni Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 18 hingga 30 tahun. Peserta dapat mendaftar secara individu atau tim (maksimal tiga orang). (asj/asj)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar