Jangan Mandi Bareng Duo Google Pixel

KOMPAS.com – Google resmi merilis smartphone terbarunya, Pixel dan Pixel XL, dalam sebuah acara di San Francisco, AS, Selasa (4/10/2016).

Dalam acara peluncuran tersebut, Google tidak membeberkan bahwa keduanya sudah dilengkapi dengan kemampuan anti-air dan debu bersertifikasi IP53. Dalam sebuah wawancara dengan Droid-Life, raksasa internet tersebut mengakui adanya kemampuan itu.

Meski punya kemampuan tahan air, jangan pernah berpikir untuk membawa kedua ponsel tersebut saat mandi atau berenang. Pasalnya, kemampuan tahan airnya ternyata tidak begitu tinggi.

Setiap perangkat genggam yang memiliki sertifikasi anti-air akan dibekali dengan keterangan rating atau tingkat perlindungan berkode International Protection (IP). Misalnya, IP57, IP58 atau IP53.

Angka yang diletakkan di belakang IP, merujuk pada tingkat kemampuan sebuah perangkat dalam menahan masuknya debu atau air.

Digit pertama, dalam ukuran 0-6, merujuk ketahanan terhadap partikel padat, yaitu debu. Digit kedua, dalam ukuran 0-9, merujuk ketahanan terhadap partikel cair.

Berdasarkan kode IP53, duo Google Pixel mendapat peringkat 5 dalam hal ketahanan debu. Sedangkan ketahanan terhadap air hanya di peringkat 3.

Artinya, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Droid-Life, Kamis (6/10/2016), Pixel dan Pixel XL memiliki ketahanan cukup tinggi terhadap partikel-partikel debu.

Namun ketahanan di tingkat 5 ini bukan ketahanan mutlak. Ponsel masih memiliki peluang kemasukkan debu dalam kapasitas yang tidak membahayakan operasionalnya.

Sementara itu, ketahanan pada air tergolong rendah. Peringkat 3 menunjukkan bahwa Pixel dan Pixel XL hanya tahan terhadap cipratan air yang jatuh dari hingga sudut 60 derajat.

Namun jangan coba-coba untuk menyiram, merendam, atau mandi sambil membawa Pixel dan Pixel XL. Sebab, air bisa dipastikan akan masuk dan mengganggu kinerja perangkat.

Sebagai gambaran, duo iPhone 7 dirilis dengan sertifikat berkode IP67 dan Samsung Galaxy S7 Edge memiliki sertifikat berkode IP68. Artinya kedua perangkat tersebut lebih tahan air debu dan air. Secara teori, pengguna bisa mengajaknya basah-basahan.

Satu hal yang perlu dipertimbangkan, meski kode IP merujuk pada ketahanan terhadap debu dan air, pengujiannya dilakukan dalam kondisi ponsel stand by dan di laboratorium. Pemakaian di dunia nyata, seperti untuk memotret di bawah air dan sebagaianya, bisa jadi akan mengurangi kemampuan tahan air dan debu itu.

About The Author

Profile photo of kompas

Kompas.com adalah portal berita yang memiliki media online maupun offline tertua dan ternama di indonesia. Media offline kompas adalah yang terbesar di Indonesia.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar