Kapal Riset Baruna Jaya ke Penajam, Nakhodanya Perempuan | Tempo Teknologi

Senin, 10 Agustus 2015 | 22:04 WIB


Kapal Riset Baruna Jaya ke Penajam, Nakhodanya Perempuan

Petugas Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi menunjukan titik kordinat yang diduga kotak hitam AirAsia QZ8501 di kantor BPPT, Jakarta, 11 Januari 2015. Kapal Baruna Jaya I milik BPPT mendeteksi ping QZ8501 di kordinat 3 derajat 37 menit 20,7 detik Lintang Selatan dan 109 derajat 42 menit 43 detik Bujur Timur. Tempo/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.CO, Jakarta – Kapal Riset Baruna Jaya IV  akan memetakan kondisi bawah laut perairan Penajam di Kalimantan Timur.  Kapal milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dengan awak 50 orang ini akan melakukan riset selama 17 hari.

Ternyata, nakhoda kapal itu adalah perempuan bernama Tiur Maida. “Saya bangga dengan posisi ini, apalagi Menteri Koordinator Maritim sampai datang ke lokasi ini,” ujar Tiur saat peluncuran kapal di
Markas Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Senin, 10 Agustus 2015.

Acara ini merupakan puncak peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional. Selain Menko Maritim Indroyono Soesilo,  hadir juga Menristekdikti Muhammad Nasir, Menteri PAN-RB Yuddy Chrisniandy, dan Kepala Staf AL Laksamana Ade Supandi serta Profesor BJ Habibie.

Tiur Maida adalah lulusan Sekolah Pelayaran Jakarta tahun 2001. Perempuan berusia 36 tahun ini awalnya berkarir sebagai tenaga pelayaran di kapal swasta.

Pada 2009, dia bergabung dengan BPPT sebagai tenaga riset di bidang pelayaran sehingga berstatus pegawai negeri.

Setelah mengikuti berbagai misi riset di kapal sebelumnya, Tiur ditunjuk sebagai kapten kapal oleh BPPT. “Saya ditunjuk karena saya telah memiliki keahlian yang memadai sebagai nahkoda kapal,” ujarnya.

Tiur akan memimpin 17 hari pelayaran Kapal Baruna menuju Penajam, Kalimantan Timur. Misi utama yang ia usung bersama 50 awak kapalnya adalah memetakan kondisi bawah laut perairan wilayah tengah Indonesia. Selain itu mereka juga bertugas mendata pulau-pulau yang yang tak bernama sebagai misi sekunder.

BINTORO AGUNG S.

About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply