Lawan Sistem CarPlay, Toyota dan Ford Bentuk Konsorsium Bersama

CarPlay

CarPlay/Ars Technica

Kehadiran Apple di industri otomotif dengan melahirkan sistem CarPlay yang mendukung sistem dasbor di banyak mobil bakal mendapatkan halangan serius dari sejumlah produsen mobil besar di dunia.

Pasalnya seperti dilaporkan Bloomberg, Toyota dan Ford sudah membentuk SmartDeviceLink Consortium. Konsorsium tersebut bertujuan untuk memberikan banyak pilihan bagi konsumen untuk mengkoneksikan smartphone dengan sistem dasbor dalam mobil.

Konsorsium yang dibentuk Toyota dan Ford juga mendapatkan dukungan dari sejumlah produsen mobil ternama lainnya dan supplier elektronik, seperti Mazda, PSA Group, Fuji Heavy Industries Ltd, Suzuki, Subaru, dan Peugeot, yang juga ikut bergabung.

Kerja sama Toyota dan Ford dalam membentuk konsorsium tersebut dimulai pada tahun 2011 silam. Saat itu mereka sepakat untuk berkolaborasi mengenai sistem telematika.



Produsen mobil asal Jepang tersebut bahkan enggan mendukung baik sistem CarPlay dari Apple maupun Android Auto besutan Google di sistem dasbor di mobil-mobil buatannya. Alasannya, mereka khawatir hal itu dapat mengancam keselamatan dan keamanan.

Meski sudah membentuk konsorsium tersebut, Ford di lain pihak sudah menawarkan sistem CarPlay di sejumlah model edisi 2017. Tapi mereka dilaporkan masih menginginkan platform terbuka daripada yang ditawarkan Apple dan Google.

Toyota dan Ford berharap bahwa konsorsium yang sudah dibentuknya bisa mendapatkan dukungan lebih banyak produsen mobil lain. Dengan begitu, mereka bisa tetap mengendalikan bagaimana data kendaraan diakses aplikasi dalam sistem dasbor.






About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar