Logitech Spotlight: Remote untuk Mac!

Saat beralih ke mesin Intel, Apple melengkapi jajaran Mac dengan fitur remote control berbasis infra merah. Meliputi MacBook Pro, MacBook, Mac Mini, dan bahkan iMac. Hanya MacPro saja yang tidak dilengkapi dengan fitur ini. Jika sebelumnya unit remote berbahan plastik putih agar serasi dengan MacBook dan iMac pada masanya, generasi berikutnya dibuat dengan bahan alumunium agar serasi dengan MacBook Pro dan iMac.

Namun sejak hadirnya MacBook Air, fitur ini pun dihilangkan. Bahkan MacBook Pro sejak era layar retina pun tak lagi mengusung fitur ini. iMac dan Mac mini juga akhirnya tak lagi mengusung fitur ini. Saya sendiri sempat hendak menukar MacBook Pro dengan MacBook Air, namun karena nihilnya fitur remote control, saya pun membatalkan rencana ini: saya akan sulit melakukan presentasi dengan MacBook Air tanpa remote.

Solusi pihak ketiga memang cukup banyak. Saat masih menggunakan PowerBook G4, saya bahkan menggunakan ponsel SonyEricsson sebagai remote saat presentasi. Termasuk saat sidang skripsi di kampus. Namun, sayangnya solusi pihak ketiga walaupun lebih lengkap dan customizable, sepertinya tidak ada yang cukup sesederhana Apple Remote. Hingga akhirnya Logitech mencoba menjawab masalah ini dengan Logitech Spotlight.

[embedded content]

Klik tautan ini jika video di atas tidak muncul.

Mengenal Logitech Spotlight

Kenapa saya berani berasumsi bahwa Logitech Spotlight ini adalah substitusi untuk Apple Remote? Desainnya yang sederhana dan pilihan warnanya: emas, abu-abu (slate), dan perak (silver). Bahkan, pilihan silver ditawarkan eksklusif hanya melalui Apple Store. Hanya kurang pilihan warna rose gold saja kan?

Spotlight mengusung teknologi yang lebih modern, yakni Bluetooth Low Energy (BLE), sehingga pengguna tak harus mengarahkannya lagi ke komputer seperti halnya remote dengan sinar infra merah. Apalagi saat ini sudah tak ada lagi penerima sinyal infra merah di MacBook Pro. Untuk komputer yang belum dilengkapi dengan fitur Bluetooth, Logitech menyertakan receiver dongle yang bisa dipasangkan di port USB. Dongle ini menggunakan sinyal dengan frekuensi 2.4 GHz milik Logitech (proprietary). Dongle ini juga bermanfaat jika Anda harus presentasi dengan komputer orang lain. Untuk pengisian daya baterainya, Spotlight sudah mengadopsi USB-C yang modern. Walau mungkin saat ini netizen masih belum siap dengan standar ini.



Kompatibilitas dan Fitur

Bagaimana dengan kompatibilitas? Secara umum, Spotlight dapat bekerja dengan aplikasi presentasi yang umum seperti PowerPoint ataupun Keynote. Baik untuk Windows, Mac, Linux, bahkan ChromeOS dan Android. Namun untuk fitur lengkapnya, Spotlight harus didukung pula oleh perangkat lunak Logitech Presentation yang tersedia untuk OSX/ macOS dan Windows.

Dengan perangkat lunak ini, Spotlight dapat digunakan sebagai penunjuk pointer secara langsung melalui sistem. Tak lagi menggunakan cahaya seperti halnya laser pointer tradisional. Selain itu, melalui gerakan (gesture control) Anda dapat melakukan hal lain seperti mengendalikan volume suara ataupun menggerakan kursor mouse. Fitur lain yang bisa dilakukan adalah melakukan zoom layar.

Yang lebih seru, Spotlight sudah dilengkapi dengan motor untuk memberikan efek getar (vibrasi) yang bisa dipadukan dengan fitur timer. Sehingga selain melihat sisa waktu yang ada di layar komputer, Anda bisa mendapatkan notifikasi waktu melalui getaran pada Spotlight.

Menarik? Tentunya. Namun bagaimana dengan harganya? Logitech menawarkan di angka 129.99 USD sahaja. Ya, lebih dari 6 kali lipat harga Apple Remote Aluminum yang hanya 19.99 USD itu. Mahal memang. Apalagi kalau mau disandingkan dengan MacBook 12″ warna emas. Anda sendiri jika presentasi apakah selalu menggunakan remote?






About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar