Manfaatkan Exploit Kit, Serangan Hacker Makin Cerdik

Manfaatkan Exploit Kit, Serangan Hacker Makin CerdikIlustrasi (gettyimages)
Jakarta – Hacker semakin cerdik melakukan serangan cyber. Mereka menggunakan berbagai pendekatan saat melancarkan aksinya. Ditambah lagi, ‘senjata’ semacam exploit kit pun mudah didapat.”Orang mau nge-hack sekarang gak perlu membuat dari awal. Mereka bisa menggunakan exploit kit. Celakanya, banyak serangan sekarang menggunakan ini,” kata Country Manager Trend Micro Indonesia Andreas Kagawa, saat memaparkan laporan keamanan cyber di kantor Trend Micro, Plaza Office, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2015).

Tercatat sebanyak 50% serangan hacker saat ini menggabungkan metode serangan mereka dengan exploit kit. Dari beragam banyak exploit kit, Angler jadi yang paling populer digunakan.

“Nama-nama exploit itu unik-unik dan lucu kedengarannya tapi berbahaya. Angler itu presentasinya 45%,” kata Andreas.

Selain Angler, exploit kit lain yang populer digunakan secara berturut-turut adalah Magnitude 18%, Nuclear 17%, Neutrino 11%, Sweet orange 5%, Rig 3% dan Sundwon 1%.

Dijelaskan Andreas, exploit kit berupa tool kit khusus untuk melakukan serangan tertentu. Tujuannya bisa macam-macam. Hanya perlu mengerti sedikit bahasa pemrograman saja, orang bisa memanfaatkan semacam template yang tinggal dipakai.

Laporan Trend Micro di kuartal kedua 2015, secara umum, munculnya ancaman-ancaman yang terkait dengan exploit kit mengalami peningkatan hingga hampir 67%.

Ditambahkan Andreas, serangan cyber saat ini lebih spesifik dan terarah. Targetnya pun tak hanya bidang seperti perbankan dan industri tapi merambah ke target lain yang mungkin tidak terpikir sebelumnya. Sebut saja bidang kesehatan, hiburan, jajaran pemerintahan dan masih banyak lagi.

“Kalau dulu ibaratnya seperti menyebar paku di jalanan. Siapa saja yang kena. Kalau sekarang lebih spesifik targetnya,” kata Andreas.


(rns/fyk)

About The Author

Related posts

1 Comment

  1. Micheal Ethan

    Hacker semakin cerdik melakukan serangan cyber. Mereka menggunakan berbagai pendekatan saat melancarkan aksinya. Ditambah lagi, ‘senjata’ semacam exploit kit pun mudah didapat.

    “Orang mau nge-hack sekarang gak perlu membuat dari awal. Mereka bisa menggunakan exploit kit. Celakanya, banyak serangan sekarang menggunakan ini,” kata Country Manager Trend Micro Indonesia Andreas Kagawa, saat memaparkan laporan keamanan cyber di kantor Trend Micro, Plaza Office, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2015). http://academy.ehacking.net/

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply