Mantan Pegawai Bicara Suka Duka Bekerja di Apple Store Inggris

Apple Store

Seseorang yang mengaku dirinya sebagai mantan pegawai di salah satu ritel Apple Store yang ada di Inggris membeberkan secara mendalam seperti apa pengalamannya bekerja di sana.

Si pegawai dalam wawancarannya bersama Business Insider mengungkapkan, Apple mewajibkan pegawai menandatangani persetujuan untuk tidak bicara kepada publik di hari pertamanya bekerja.

Bukan itu saja, Apple disebutkan melarang mereka membagikan informasi pekerjaan mereka di media sosial atau bahkan mengambil foto selfie tengah mengenakan kaos biru khas Apple Store.

I had to sign a confidentiality agreement to say I wouldn’t say anything about Apple on social media, that I wouldn’t do any interviews, and that if I got the job I can’t talk about it. Like “Oh I had a shit day at work, I had a really annoying customer,” etc. You can’t say that. Certainly not online, like Facebook or Twitter.

Tanpa menyebut nama karena takut Apple bakal menuntutnya, pegawai tersebut juga mengungkapkan bahwa Apple menggaji pegawai sebesar £8 atau sekitar Rp 150 ribuan per jam di Inggris.

Namun dengan gaji sebesar itu, banyak pegawai disebutkan tidak mampu membeli produk Apple. Apple juga tidak memberikan bonus atau insentif apapun ketika pegawai menjual banyak produk. Sebagian di antaranya harus berhutang.

Apple juga dikatakannya tidak memberikan bonus lain ketika para pegawai Apple Store berhasil mendapatkan kontrak dari konsumen enterprise untuk membeli produk-produk Apple dalam jumlah besar.

Selama bekerja, pegawai tersebut juga mengatakan dirinya pernah suatu kali mendapatkan ancaman untuk dihabisi oleh konsumen yang kesal karena produknya tidak berfungsi.

I have had death threats before. I had someone, I can’t even remember why — it may have been an out-of-warranty fix — who told me that because we wouldn’t repair it for free that they would wait outside until I finished work to run me down with their car.



Meskipun begitu, ada juga sejumlah keuntungan menjadi pegawai Apple. Tidak hanya mendapatkan potongan sebesar 15 persen untuk membeli saham Apple, mereka disebutkan bisa langsung bertemu dengan Tim Cook.

Ketika dimintai klarifikasinya, Apple enggan berkomentar soal hal-hal yang diungkapkan pegawai ini. Mungkin banyak di antaranya adalah keliru karena tidak mewakilli pegawai lain dan berasal dari satu pegawai yang kurang puas dengan Apple.

Masih banyak hal yang diungkapkan oleh pegawai Apple Store tersebut. Di antaranya adalah Apple tidak bakal mengangkat jabatan pegawai secara internal, pendapatnya mengenai produk Apple yang buruk, pengalamannya soal pegawai yang membawa smartphone Samsung, dan lainnya.

Kamu bisa membaca selengkapnya di tautan ini.


About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply