Manusia Rp 1.987 Triliun Ingin Tepis Tudingan Kikir

Jakarta – Setelah setahun yang lalu meminta ide untuk organisasi amal dari publik, pendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos akhirnya mengumumkan rencana organisasi amalnya.

Melalui akun Twitternya, seperti dilansir detikINET dari CNET, Bezos mengkonfirmasi bahwa ia telah memutuskan dua bidang yang akan menjadi fokus organisasi amalnya. Orang terkaya di dunia ini juga merencanakan akan mengumumkan dua bidang ini pada akhir musim panas ini.

Selain itu, Bezos yang harta terakhirnya menurut Forbes di kisaran USD 142 miliar atau sekitar Rp 1.987 triliun ini juga membuka kemungkinan dibukanya lowongan pekerjaan untuk mendukung organisasinya tersebut.

“Setahun lalu, aku menulis tweet meminta ide filantrofi. Responsnya menginspirasi dan membantu. Aku ingin memberitahu bahwa aku sudah mematok dua area yang sangat kusenangi dan aku akan segera mengumumkannya,” demikian kurang lebih postingan Bezos di Twitter.

Pengumuman Bezos ini menarik, mengingat kegiatan amalnya yang tidak sebesar sesama milyarder Silicon Valley, seperti Bill Gates dan Mark Zuckerberg. Bahkan banyak yang menudingnya sebagai orang yang kikir.

Bezos juga menjadi perhatian dari publik dan politisi karena Amazon dianggap memperlakukan karyawannya dengan tidak layak. Bezos juga baru-baru ini melawan rancangan baru pajak perusahaan di Seattle.

Sebelumnya Bezos juga telah menyumbang untuk beberapa yayasan amal. Baru-baru ini, ia menyumbangkan beasiswa sebesar USD 33 juta (461 miliar Rupiah) kepada “Dreamers” atau imigran tanpa dokumen yang datang ke Amerika Serikat sewaktu masih anak-anak. (fyk/fyk)


About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply