Marshmallow Jadi Primadona, Nougat Masih Merangkak

Marshmallow Jadi Primadona, Nougat Masih MerangkakFoto: detikINET/Adi FR
Jakarta – Google merilis laporan terbaru adaptasi Android oleh vendor ponsel. Marshmallow menjadi primadonanya, sementara Nougat yang paling baru masih harus rela merangkak.

Data yang dipaparkan Google mewakili adaptasi Android sampai bulan Desember 2016. Marshmallow menempati posisi teratas sebagai versi Android yang paling banyak dipakai. Persentasenya mencapai 26,3%, yang berarti seperempat perangkat Android di dunia dipastikan menggunakan Marshmallow.

Menyusul di posisi kedua adalah KitKat. Siapa sangka Android 4.4 yang terbilang lawas masih sangat tinggi adaptasinya, mencapai 24%. Masih tingginya adaptasi KitKat disebut-sebut lantaran versi Android ini masih jadi favorit di segmen ponsel kelas bawah.

Berlanjut ke peringkat tiga, ada Lollipop yang diwakili dua versi, yakni Android 5.0 dan 5.1. Dari keduanya, Android 5.1 jauh lebih baik adaptasinya, persentase mencapai 23,2% yang hanya selisih sedikit dari KitKat. Sementara Android 5.0 hanya meraup 10% saja.

Bagaimana dengan Nougat? Karena mungkin masih terlalu prematur, adaptasi versi ketujuh dari Android ini masih sangat rendah. Hanya 0,4% perangkat Android di dunia yang sudah pakai Nougat. Itupun sepertinya kebanyakan adalah ponsel besutan Google sendiri yaitu Nexus. Vendor lain juga ada, tapi sifatnya baru beta tester sehingga jumlahnya masih sangat terbatas.

Adaptasi Nougat masih kalah jauh dibanding Jelly Bean 4.2 yang mencapai 6,4%. Bahkan Ice Cream Sandwich dan Gingerbread saja masih berada di angka 1,2%.

Marshmallow Jadi Primadona, Nougat Masih MerangkakFoto: Google

(yud/fyk)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar