Mata Bakal Jadi "Kunci" Smartphone Masa Depan

HONG KONG, KOMPAS.com – Sistem pengamanan peranti mobile akan semakin canggih dengan identifikasi mata (eye recognition) pengguna. Otentikasi biometrik berdasarkan iris ataupun retina diperkirakan akan banyak digunakan untuk mengunci gadget dalam beberapa tahun ke depan.

Demikian paparan Sy Choudhury, Senior Director of Product Management Qualcomm Technologies, dalam 4G/5G Summit di Hong Kong, Senin (17/10/2016), yang turut dihadiri wartawan KompasTekno, Laksono Hari Wiwoho.

Sy mengatakan, saat ini identifikasi dengan sidik jari sudah dianggap cukup memadai untuk mengunci akses pada peranti mobile, seperti smartphone.

Meski demikian, ia memprediksi bahwa vendor produsen ponsel akan semakin melirik mekanisme eye-based security sebagai pengaman karena cara ini memiliki sejumlah kelebihan. Salah satunya karena pemindaian dengan mata lebih akurat.

Mekanisme pengaman ponsel dengan otentikasi mata ini sebetulnya sudah digunakan oleh beberapa smartphone.

Tahun lalu, misalnya, Microsoft sudah menerapkan teknologi pengenalan iris mata pada ponsel Lumia berbasis Windows.

Di Android, Fujitsu dan Vivo juga memakai cara serupa. Belum lama ini, ponsel pintar Samsung Galaxy Note 7 juga menggunakan teknologi serupa dengan respons cukup cepat. Sayangnya, Note 7 sudah keburu disetop karena masalah pengisian daya baterai.

Alternatif lain adalah dengan identifikasi retina mata. Tidak seperti pemindai iris mata, yang memerlukan hardware tambahan, identifikasi dengan retina bisa dilakukan dengan memanfaatkan kamera yang sudah ada pada ponsel.

Sistem pengamanan lain yang mungkin akan menjadi alternatif di masa depan adalah pengenalan wajah. Bisa juga dengan mengombinasikan sistem biometrik, misalnya dengan mata dan sidik jari.

Sy mengesampingkan metode pengamanan dengan suara karena akan sulit dilakukan. Nada suara seseorang bisa berubah, sehingga bisa mempersulit akses terhadap gawai.

About The Author

Profile photo of kompas

Kompas.com adalah portal berita yang memiliki media online maupun offline tertua dan ternama di indonesia. Media offline kompas adalah yang terbesar di Indonesia.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar