Menyerah di Indonesia, Foodpanda Fokus ke Singapura & Malaysia

Menyerah di Indonesia, Foodpanda Fokus ke Singapura & Malaysia Foto: Foodpanda
Jakarta – Bisnis Foodpanda tak bertahan lama di Indonesia. Layanan food delivery tersebut sulit bersaing dengan pemain lokal, hingga akhirnya memutuskan hengkang.

Pendiri dan CEO Foodpanda Group Ralf Wenzel mengungkapkan, Foodpanda dalam beberapa bulan terakhir sejatinya telah meningkatkan layanan mereka dan fokus ke pengiriman makanan dengan pilihan restoran berkualitas dan harga terjangkau.

Namun apa mau dikata, setelah masuk pertama kali ke pasar Indonesia pada tahun 2012 lalu, Foodpanda pada akhirnya menyerah dan memilih untuk menutup segala layanannya di Indonesia.

Jadi mulai 3 Oktober 2016, Foodpanda resmi menghentikan situs mereka yang beralamat di www.foodpanda.co.id serta layanan via aplikasi mobile untuk pengguna di Indonesia.

Keputusan ini sekaligus menghentikan seluruh kerja sama yang sudah terjalin dengan partner mereka — yakni restoran — serta kampanye marketing yang sudah berjalan.

Selanjutnya, Foodpanda lebih memilih untuk menggarap pasar intinya yang berlokasi di Singapura, Hong Kong, Malaysia, Taiwan atau Thailand.

“Di mana kami mengalami apresiasi yang kuat untuk strategi baru dan dengan demikian menghasilkan tingkat pertumbuhan eksponensial di bidang ekonomi unit yang sangat positif,” lanjut Ralf dalam keterangan yang diterima detikINET, Selasa (4/10/2016).

“(Pasalnya) Indonesia belum menghasilkan momentum yang sama dan memberikan peluang yang jauh lebih kecil untuk mengadopsi proposisi kami. Kami akan terus berinvestasi dalam bisnis kami di Asia dan sangat senang dengan hasil di masa lalu,” pungkasnya.


(ash/fyk)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar