Migrasi 1.900 MHz Kapan Rampung, Smartfren?

Migrasi 1.900 MHz Kapan Rampung, Smartfren?Ilustrasi (detikINET)
Medan – Smartfren sejak tahun 2014 lalu telah memulai migrasi jaringan dari spektrum 1.900 MHz ke 2.300 MHz dengan tenggat waktu hingga 2016. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi interferensi jaringan di 2.100 MHz yang selama ini masih dipakai untuk 3G.

Ditanya soal progres migrasi tersebut, Head of Network Special Project Smartfren Munir Syahda Prabowo mengatakan bahwa hingga akhir 2015 ini proses migrasi berjalan lancar.

“Kami mengikuti saja aturan dari pemerintah. Kalau disuruh pindah ya kami pindah. Sejauh ini proses migrasi berjalan sangat bagus, tidak ada kendala,” ujar Munir di sela-sela uji jaringan di Medan, Sumatera Utara, Kamis (4/12/2015).

Walau Munir mengatakan proses migrasi berjalan baik, sayangnya ia tidak bisa mengatakan kapan sejatinya proses migrasi tersebut akan rampung. Ia hanya mengatakan secepatnya.

“Kalau dari kami sih sebenarnya ingin agar proses migrasi rampung secepatnya. Kami tidak bisa mengatakan kapan itu. Tapi bagi kami semakin cepat semakin baik, karena kan dipakai untuk mengembangkan jaringan 4G LTE,” tambah Munir.

Sebagaimana diketahui, dalam menggelar layanan jaringan 4G LTE, Smartfren menggunakan dua spektrum yakni 850 MHz (FDD LTE) dengan lebar pita 10 MHz dan lebar pita 30 MHz di spektrum 2.300 MHz (TDD LTE)

Untuk jumlah pelanggan 4G-nya sendiri, dikatakan oleh Derrick Surya, Head of Brand and Markom Smartfren, baru mencapai 800 ribu. “Smartfren menargetkan 1,5 juta pelanggan 4G dan terus menambah kapasitas jaringan dengan 10 ribu lebih BTS hingga akhir tahun ini,” pungkasnya.


(mag/ash)

About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply