Otak-atik Gear 360, Kamera 'Sapujagat' Samsung

Otak-atik Gear 360, Kamera Sapujagat SamsungFoto: detikINET/Rachmatunnisa
Jakarta – Gear 360 menjanjikan kemudahan membuat konten dengan sudut pandang sapujagat alias segala penjuru. Meski demikian, sebagai sebuah perangkat baru, orang mungkin akan sedikit kikuk saat pertama kali menggunakannya.

Pada dasarnya, sama seperti gadget lain pada umumnya, tidak sulit menggunakannya jika sudah menguasai setiap bagian dari kamera 360 ini. Jadi terlebih dahulu, kenali bagian-bagiannya.

Bagian-bagian kamera

Gear 360 punya desain bulat, sekilas tampak seperti bola mata. Berdimensi 56,3 x 66,7 x 60,1, kamera ini pas dalam genggaman tangan. Pada sisi depan dan belakang kamera, terdapat kamera fish-eye yang masing-masing punya resolusi 15 megapixel. Ketika digabungkan, dua kamera ini akan menangkap angle 360 derajat.

Di sisi kanan ditempatkan baterai 1.350 mAh, slot micro SD dan port USB 2.0. Semua komponen ini disembunyikan secara apik dengan penutup berlogo Samsung. Tak jauh di samping penutup dengan logo Samsung, dibenamkan konektivitas NFC.

Otak-atik Gear 360, Kamera 'Sapujagat' SamsungFoto: detikINET/Rachmatunnisa

Pada sisi kiri, terdapat dua tombol. Pertama adalah tombol berlogo bluetooth. Tombol ini, selain untuk menghubungkan kamera dengan smartphone melalui konektivitas Bluetooth, juga berfungsi untuk memilih menu. Yang kedua adalah tombol back yang berfungsi untuk mengatur navigasi menu kamera dan menghidupkan serta mematikan kamera.

Beralih ke bagian atas kamera, ditempatkan tombol bulat berwarna hitam dengan titik merah di bagian tengah. Tombol ini berfungsi untuk merekam video langsung dari perangkat ketika tidak menggunakan navigasi via smartphone. Tepat di bawahnya, ada layar kecil PMOLED berukuran 0,5 inch. Layar ini untuk melihat menu yang dipilih dan status perekaman selain via smartphone.

Gear 360 punya tripod bawaan berukuran mini yang bisa dibuka dan ditutup. Untuk kebutuhan perekaman standar, tripod bawaan ini cukup membantu. Dalam kondisi tertentu untuk mendapatkan angle di luar standar, Gear 360 bisa dipasangkan tripod kamera lain yang beredar di pasaran.

Otak-atik Gear 360, Kamera 'Sapujagat' SamsungFoto: detikINET/Rachmatunnisa

Bereksplorasi dengan Gear 360

Nah, jika sudah tahu bagian-bagiannya, kita sudah bisa mulai bereksplorasi dengan Gear 360. Pertama, pastikan pada smartphone sudah terinstal aplikasi Gear 360 Manager. Jika belum, silakan download dulu melalui Google Play Store.

Perlu diingat, sejauh ini Gear 360 hanya kompatibel dengan Galaxy S7 Edge, Galaxy S7, Galaxy Note 5, Galaxy S6 Edge+, Galaxy S6 Edge dan Galaxy S6. Jika aplikasi Gear 360 Manager sudah terinstal, siapkan Gear 360 untuk dihubungkan.

Pada Gear 360, tekan tombol back cukup lama. Tunggu hingga lampu di kiri dan kanannya menyala, tandanya kamera sudah dalam kondisi on. Kita bisa melakukan tap pada sisi berlogo NFC ke punggung ponsel untuk menghubungkannya.

Otak-atik Gear 360, Kamera 'Sapujagat' SamsungFoto: detikINET/Rachmatunnisa

Atau bisa juga dengan pairing Bluetooth secara manual. Buka aplikasi Gear 360 Manager di ponsel, pastikan konektivitas Bluetooth menyala. Proses pairing pun akan otomatis dilakukan dan aplikasi Gear 360 Manager akan terhubung ke kamera.

Jika sudah, kita siap melakukan pembidikan. Navigasi bisa dilakukan melalui menu di aplikasi Gear 360 Manager di smartphone. Di pojok kanan bawah terdapat ikon kamera yang akan mengaktifkan tampilan live view dari kamera Gear 360.

Di aplikasi ini, kita juga bisa mengatur bidikan foto dan video secara manual seperti ISO, white balance, HDR, timer dan lain-lain. Interfacenya mirip dengan aplikasi kamera smartphone, jadi pengguna tidak akan kebingungan.

Ada beberapa mode yang bisa digunakan selain pembidikan dan perekaman standar, yakni time lapse dan video looping. Mode time lapse, digunakan untuk perekaman video bertempo cepat. Sayangnya, dalam perekaman mode ini, kita tidak bisa langsung melihat preview-nya langsung di smartphone. Hasilnya baru bisa dilihat ketika proses perekaman selesai. Mode kedua adalah video looping yang memungkinkan kita mengulang scene tertentu.

Otak-atik Gear 360, Kamera 'Sapujagat' SamsungFoto: detikINET/Rachmatunnisa

Pada pembidikan, gabungan dua kamera depan dan belakang, akan menghasilkan foto berkualitas 30 megapiksel (masing-masing sensor 15 megapiksel dari tiap kamera). Untuk mode perekaman, kamera akan menghasilkan video beresolusi 4K.

Kita juga bisa mengaktifkan salah satu kamera saja. Di bagian bawah pada navigasi di Gear 360 Manager terdapat menu untuk memilih mode dan kamera mana yang ingin diaktifkan. Ketika mengaktifkan salah satu kamera saja, hasil foto dan videonya akan tampil dalam format fish-eye (180 derajat).

Setelah merekam atau mengambil gambar, kita bisa melihat hasilnya untuk kemudian ditransfer ke galeri ponsel. Ada dua tab yang tersedia dalam aplikasi Gear 360 Manager. Pertama, tab Gear 360 yang memuat file foto dan video yang ada di kamera. Kedua, tab Mobile Device yang berisi file yang sudah dipindahkan ke smartphone.

Selesai. Hasil foto dan video sudah jadi dan siap dibagikan ke media sosial berplatform 360 derajat.

Otak-atik Gear 360, Kamera 'Sapujagat' SamsungFoto: detikINET/Rachmatunnisa

(rns/rou)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar