Pabrik Oppo di Tangerang Produksi 800 Ribu Ponsel

Pabrik Oppo di Tangerang Produksi 800 Ribu PonselFoto: Ari Saputra
Jakarta – Tak terasa, satu tahun sudah pabrik perakitan Oppo di Indonesia beroperasi. Selama itulah, pabrik yang berlokasi di Mauk, Tangerang, Banten, ini terus meningkatkan produktivitas.

Seperti diketahui, guna memenuhi aturan TKDN alias Tingkat Kandungan Dalam Negeri untuk ponsel 4G sebesar 20% di tahun 2016 dan 30% di tahun 2017 yang dicanangkan pemerintah, Oppo sampai rela membuka pabrik perakitan sendiri di Indonesia. Pabrik ini menjadi terbesar kedua di luar China.

Sejak resmi beroperasi pada bulan Agustus 2015, pabrik Oppo hanya sanggup memproduksi 200 ribu unit per bulannya. Jumlah kapasitas produksinya pun meningkat seiring berjalannya waktu, sampai terakhir ketika detikINET berkunjung di bulan Juli 2016 pabriknya telah sanggup memproduksi 600 ribu per bulan.

Masuk di penghujung tahun, kapasitas produksinya kembali meningkat. “Terakhir lini produksi kami mampu memproduksi 800 ribu unit per bulannya. Kami harap ini bisa akan terus meningkat di masa mendatang,” tutur Aryo Meidianto, Media Engagement Oppo Indonesia di ICE BSD, Kamis (24/12/2016).

Peningkatan kapasitas produksi juga disebabkan karena jumlah line produksi yang ikut bertambah. Sayangnya, Aryo tak bisa mengingat berapa jumlah line produksi terakhir yang ada.

Oppo sendiri telah tiga tahun memasuki pasar Indonesia. Sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat, khususnya O-fans, Oppo menggelar event bertajuk Oppo Selfie Fest 2016.

Bertempat di ICE BSD, Tangerang, Banten, event ini disemarakkan oleh berbagai macam selebiti dan musisi papan atas. Salah satunya adalah Isyana Sarasvati, Raisa, Maliq & D’Essentials, Psy, dan masih banyak lagi.
(mag/rou)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar