PC dan Data Center Jadi Tumpuan Bisnis Intel

Jakarta – Dalam laporan keuangannya untuk kuartal IV 2016, Intel mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 9,8 persen dibanding kuartal sebelumnya, dan itu berasal dari bisnis PC dan data center.

Menurut CEO Intel Brian Krzanich, penjualan dari unit client computing, yang termasuk prosesor untuk desktop dan laptop mengalami kenaikan, termasuk peningkatan harga jual rata-rata sebesar 7% dibanding tahun sebelumnya.

Hal itu terjadi karena semakin banyak konsumennya yang menggunakan PC gaming dan juga PC high end. CFO Intel Bob Swan juga menyebut pasokan komponen PC secara global pada kuartal tersebut juga tergolong sehat.

Tak cuma PC, bisnis data center Intel juga mengalami pertumbuhan yang cukup bagus. Pemasukan dari layanan cloudnya meningkat 24%, dan dari layanan komunikasi meningkat 19%.

Begitu pula dengan pemasukan dari bisnis Internet of Things (IoT). Hal ini membuat Krzanich optimis kalau pertumbuhan data akan terus meningkat, dan hal itu membuat kebutuhan prosesor buatan Intel terus meningkat. Sebagai ilustrasi, ia menyebut mobil terkoneksi setiap harinya menghasilkan data sebesar 4.000 GB.

“Q4 adalah penutupan yang baik untuk tahun ini,” ujar Krzanich dalam sebuah konferensi dengan para analis setelah pengumuman laporan keuangan Intel untuk kuartal IV 2016, demikian dikutip detikINET dari Venture Beat, Minggu (29/1/2017).

Soal kompetisi, Intel belum bisa menunjukkan tajinya di bisnis mobile, setelah mereka menyetop peredaran prosesor mobilenya. Namun mereka tetap kompetitif dalam hal chip wireless 4G dan WiFi, dan sudah siap-siap menjadi salah satu pemain di teknologi 5G. (asj/fyk)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar