Pemerintah China Terapkan AI Canggih untuk Deteksi Korupsi, Tapi Dianggap Terlalu Kuat

Penerapan Teknologi AI makin meluas. Pemerintah China bahkan memakai sistem AI yang canggi huntuk mendetreksi dan mencegah korups.

Nextren.com – Apa yang akan Anda lakukan jika Anda memiliki mesin untuk menangkap pencuri?

Jika Anda seorang birokrat Tiongkok yang korup, Anda tentu ingin membuangnya.

Perlawanan pejabat pemerintah terhadap percobaan sistem Big Data yang inovatif, hanyalah satu dari banyak tantangan.

Pasalnya, pemerintah Cina mulai menggunakan teknologi baru untuk menavigasi birokrasi raksasa.

Menurut media pemerintah, ada lebih dari 50 juta orang yang digaji oleh pemerintah China pada tahun 2016, alias PNS.

Baca Juga : Kominfo Blokir 2.334 Konten Vulgar di Smule, TikTok dan Aplikasi Live Chat Lainnya

Namun, analis memperkirakan angkanya lebih dari 64 juta – ini sedikit lebih rendah dari jumlah penduduk Inggris.

Untuk mengubah jumlah pegawai raksasa tersebut menjadi organisasi yang berhasil sesuai era informasi, Cina telah mulai mengadaptasi berbagai jenis teknologi canggih.

Kementerian luar negeri, misalnya, menggunakan machiine learning untuk membantu menilai risiko dan pengambilan keputusan untuk proyek-proyek investasi besar Cina di luar negeri.

Beijing telah mengembangkan sistem pengenalan wajah nasional menggunakan kamera pengintai yang mampu mengidentifikasi siapa saja, di mana saja, sepanjang waktu dalam hitungan detik.

Baca Juga : Indonesia Bakal Punya Pabrik 3D Printer Pertama, Desain Produk Baru Lebih Cepat


Video Pilihan

Penulis: Wahyu Subyanto

Sumber : Nextren.com

About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply