Peneliti temukan pendahulu predator raksasa

Washington (ANTARA News) – Fosil-fosil sepupu lebih kecil dan lebih tua dari Tyrannosaurus rex yang digali di Gurun Kyzylkum di bagian utara Uzbekistan menunjukkan bahwa pendahulu dari binatang-binatang purba yang terkenal kejam itu sudah punya otak dan indra canggih yang membuat mereka menjadi predator mengerikan.

Para peneliti pada Senin mengatakan dinosaurus Periode Cretaceous seukuran kuda yang dinamai Timurlengia euotica, yang menjelajahi Asia Tengah 90 juta tahun lalu, memberi petunjuk mengenai garis keturunan yang disebut tyrannosaurus yang memuncak dengan T. rex, yang berkeliaran di Amerika Utara lebih dari 20 juta tahun kemudian.

Para peneliti menggunakan pemindai CT untuk melihat bagian dalam rongga otak Timurlengia dan secara digital menyusun kembali otak, sinus, syaraf, pembuluh darah dan bagian dalam telinganya.

Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences, susunan bagian dalam telinganya mengindikasikan bahwa Timurlengia, seperti T. rex, unggul dalam mendengar suara dengan frekuensi rendah.

Timurlengia relatif kecil tapi memiliki otak yang lebih berkembang dan indra predator puncak raksasa seperti Tyrannosaurus rex yang hidup pada akhir era dinosaurus, kata ahli paleontologi Steve Brusatte dari University of Edinburgh di Skotlandia.

“Ini memberitahu kita bahwa tyrannosaurus lebih pintar sebelum mereka menjadi besar,” katanya.

Sifat-sifat ini berguna ketika tyrannosaurus mendapat kesempatan menduduki puncak rantai makanan dan menjadi sangat besar setelah kelompok-kelompok dinosaurus predator besar menghilang.

Timurlengia, yang dinamai seperti penakluk Asia Tengah pada Abad Ke-14 Tamerlane, panjangnya tiga sampai empat meter dan beratnya sekitar 270 kilogram. T. rex panjangnya mencapai 13 meter dan beratnya tujuh ton.

Ahli paleontologi Hans-Dieter Sues dari Smithsonian Institution’s National Museum of Natural History di Washington mengatakan Timurlengia adalah pemburu berkaki panjang yang gesit dan mungkin pelari yang lebih baik daripada T. rex.

Timurlengia akan menjadi mahluk yang menakutkan, seperti singa cukup menakutkan bagi kita,” kata Brusatte.

“Tapi jika kau entah bagaimana terbawa ke dimensi alternatif dan punya pilihan antara menghadapi Timurlengia atau T. rex, kau akan memilih Timurlengia.”

Tyrannosaurus muncul sekitar 170 juta tahun lalu dan mulanya seukuran orang.

Sebelum penemuan Timurlengia, ada celah dalam catatan fosil tyrannosaurus antara sekitar 100 dan 80 juta tahun lalu yang menyisakan pertanyaan tentang evolusi mereka.

Fakta bahwa Timurlengia masih relatif kecil 80 juta tahun setelah tyrannosaurus pertama muncul menunjukkan dengan ukuran sangat besar, pada akhir sejarah evolusi mereka.

Tyrannosaurus hanya menjadi sangat besar sekitar 80 juta tahun lalu,” kata Sues seperti dilansir kantor berita Reuters.

Penerjemah: Maryati

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2016

About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply