Qualcomm Bikin Kamera Ponsel Makin Gahar

Qualcomm Bikin Kamera Ponsel Makin GaharFoto: detikINET – Anggoro Suryo Jati
Hong Kong – Semakin banyak ponsel yang beredar di pasaran kerap membuat konsumen bingung memilih. Namun pada akhirnya mereka memiliki sejumlah pertimbangan sebelum akhirnya membeli ponsel yang diinginkan.

Staff Product Manager Qualcomm Robert Lay mengatakan, dalam membeli sebuah ponsel, besarnya baterai menjadi pertimbangan utama. Mayoritas pengguna yang menginginkan kapasitas baterai yang besar.

Setelahnya itu mereka mempertimbangkan kualitas kamera. Kebanyakan pengguna mendambakan ponsel yang dapat diandalkan untuk mengabadikan momen berharga. Karena itu besaran pixel dan kualitas hasil jepretan menjadi penilaian penting.

Menyadari hal itu, Qualcomm pun kian memfokuskan kemampuan kamera ponsel. Cara yang dilakukan dengan menyematkan image signal processor (IPS) Spectra di prosesor Snapdragon. Cukup banyak kemampuan yang dimiliki IPS ini.

Dijelaskan Lay, Spectra ini dikembangkan untuk mendukung kamera hingga 28 megapixel. Selain itu memiliki fitur IPS ganda 14 bit yang dapat menawarkan rona kulit lebih natural pada foto. Ada juga fitur framework hybrid autofocus yang makin fleksibel,

“Dengan Spectra, memotret di kondisi lowlight semakin mumpuni,” kata Lay saat berbicara di Qualcomm 4G/5G Summit 2016 yang berlangsung di Ritz Carlton, Hong Kong, Senin (17/10/2016).

Kemampuan tersebut didapat berkat adanya ClearSight. Fitur ini dihadirkan untuk mengoptimalkan fungsi dua kamera di smartphone agar dapat meniru kemampuan mata manusia.

“ClearSight dirancang meniru sel kerucut dan batang pada mata manusia. Sehingga dapat menghasilkan gambar dengan tingkat kecerahan dan kontras yang optimal.” jelas Lay.

Kualitas Jepretan Kamera Ponsel Terus DiasahFoto: detikINET/Adi Fida Rahman

Teknisnya, kamera akan memiliki dua sensor. Untuk meniru sel kerucut dipakai sensor RGB. Sementara agar seperti sel batang dipakai sensor Black and White. Kemudian keduanya dipadukan. Hasilnya gambar lebih tajam, dynamic range meningkat dan noise saat pencahayaan rendah berkurang.

“Agar hasil jepretan makin mencengangkan, kami padukan dengan alogratima 3A. Sementara untuk video bebas getar, kami menghadirkan fitur Electronic Image Stabilization (EIS) 3,” kata pria berkacamata itu.

Tak heran langkah gesit yang dilakukan Qualcomm membuat 10 ponsel yang diotaki Snapdragon masuk 15 besar DxOMark Mobile.

Modul Kamera

Keseriusan Qualcomm akan kemampuan kamera ponsel tidak saja sebatas menghadirkan IPS. Perusahaan yang bermarkas di San Diego, Amerika Serikat itu membuat modul kamera sendiri.

“Modul kamera ini dibuat single dan dual kamera. Setiap modulnya menggunakan sensor Sony IMX298 dengan ukuran 16 MP PDAF. Khusus dual kamera, Qualcomm melengkapinya dengan fitur ClearSight,” jelas Lay.

Modul kamera ini sudah dipasarkan. Salah satu ponsel yang telah menggunakan modul dual kamera Qualcomm adalah Xiaomi Mi 5S yang dirilis Xiaomi bulan lalu.


(afr/ash)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar