Sambut HUT RI, Purworejo Helat Pameran Fotografi Smartphone

Purworejo – Pameran lukisan dan fotografi smartphone digelar di Purworejo, Jawa Tengah selama 3 hari. Ajang tersebut dihelat dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Republik Indonesia.

Acara yang dikemas dengan tajuk Wonderful Purworejo itu dilaksanakan di pinggiran sungai Bogowonto, Kelurahan Pengenrejo, Kecamatan Purworejo dan berlangsung sejak hari ini Jumat (10/8/2018) hingga Senin (13/8/2018). Sejumlah lukisan dan foto hasil jepretan smartphone dipajang dalam ruang galeri berbentuk joglo.

Ditemui detikcom saat memamerkan hasil jepretan kamera ponselnya, Martinus Agus Santosa (40) menuturkan bahwa ada 17 foto yang diambil dari ratusan foto lain hasil dari kamera ponsel. Hal tersebut memang disesuaikan dengan tema kemerdekaan.

“Untuk jumlah foto smartphone ada 17 dan lukisan ada 8. Angka tersebut memang disesuaikan dengan HUT RI yakni tanggal 17 Agustus,” ucapnya.

Pria yang akrab dipanggil Agus Kumis itu membeberkan beberapa teknik yang digunakan dalam pengambilan foto agar hasilnya tidak kalah dengan kamera SLR. Obyek yang dijadikan sasaran kamera smartphone nya kali ini adalah sungai Bogowonto lantaran ingin mengangkat keindahan tersembunyi yang ada sekaligus mengajak warga untuk menjaga kelestarian sungai.

“Kan ada pengaturan digital di ponsel, kita bisa atur manual sebelumnya karena kebanyakan orang kalau foto pasti pakai mode auto bukan manual. Kalau manual hasilnya pasti lebih bagus, kita bisa atur kecepatan ISO, white balance, titik fokus, exposure dan lain-lain,” terang Agus.

“Kamera secanggih apapun kalau kita tidak menguasainya pasti hasilnya tidak akan maksimal. Jika hasil maksimal maka dicetak tidak pecah. Tiap ponsel juga berbeda karakter, makanya harus kita kenali dulu. Selain itu saat pengambilan gambar harus memperhatikan angle komposisi yang bagus,” lanjutnya.

Sambut HUT RI, Purworejo Helat Pameran Fotografi SmartphoneFoto: Rinto Heksantoro/detikcom

Sementara itu, Bramantyo Astadi (40) yang memamerkan lukisanya di galeri itu mengaku telah belajar melukis sejak kecil. Berbagai prestasi telah ia raih dan lukisannya telah di pamerkan di beberapa kota seperti Purworejo, Jogja hingga Bogor Jawa Barat.

Untuk pameran kali ini, lukisan bertema kesenian tradisional dan pahlawan nasional asal Purworejo pun dipajang. Ia berharap agar dunia seni lukis terutama di Purworejo bisa dikenal lebih jauh oleh khalayak umum.

“Ada lukisan dengan judul Hampir Punah yang menceritakan tarian tradisional asli Purworejo yakni Cim Poling yang sekarang mungkin sudah sangat langka keberadaannya. Terus lukisan pahlawan asal Purworejo ada Sarwo Edie Wibowo, A Yani, WR Soepratman, Urip Sumoharjo dan Kasman Singodimejo,” kata Bramantyo.

Masyarakat nampak antusias mendatangi galeri pinggir kali tersebut. Tidak hanya pameran, acara lain seperti hunting foto bersama komunitas drone, workshop fotografi smartphone, lomba mewarnai dan menggambar juga ikut menyemarakkan ajang tersebut hingga Senin mendatang.

“Bagus-bagus lukisan sama fotonya, ternyata dasar sungai Bogowonto itu kalau musim kemarau bagus banget, bisa buat selfie-selfie,” kata Fitriani, salah satu pengunjung sambil foto selfie di depan pigura foto dan lukisan. (afr/afr)


About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply