Sambut Natal, Google Kembali Buka Kampung Santa Claus

KOMPAS.com – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru adalah waktu sibuk bagi Santa Claus. Tokoh fantasi tersebut dikisahkan sedang mempersiapkan kado untuk anak-anak di seluruh dunia.

Potret kesibukan itu diperlihatkan Google melalui layanan “Santa’s Village” (Kampung Santa Claus). Kampung imajinasi yang terletak di Kutub Utara tersebut bisa ditengok mulai 1 Desember lalu hingga malam Natal 24 Desember mendatang.

Sebenarnya pembukaan Santa’s Village selama 24 hari sudah menjadi rutinitas Google sejak beberapa tahun lalu. Santa’s Village sendiri merupakan fitur turunan dari “Santa Tracker” yang dirilis sejak 2004.

Intinya, Santa’s Village menunjukkan semua kegiatan Santa Claus menjelang Natal. Lantas, jika Santa’s Village dibuka tiap tahun, apa yang spesial pada 2016 ini?

Dihimpun KompasTekno dari blog resmi Google,¬†Selasa (6/12/2016), Santa’s Village akan lebih menitikberatkan unsur pendidikan bagi anak.

Orangtua dan guru bisa mengajarkan pengkodean dasar ke anak-anak melalui game “Code Boogie” atau “Code Lab” yang ada dalam Santa’s Village. Cara belajarnya tentu akan menyenangkan dan seru karena dibalut permainan.

Ada juga “Translation” yang memungkinkan anak-anak belajar beragam bahasa untuk menyebut kata-kata ladzim selama Natal dan Tahun Baru. Misalnya kata “Santa Claus” dan “Happy New Year” yang bisa diartikan ke Bahasa Indonesia, China, Jepang, dll.

Selanjutnya, “Tradition” akan mengajarkan anak-anak tentang tradisi perayaan Natal yang berbeda-beda di tiap negara. Game-game dengan antarmuka menggemaskan pada Santa’s Village diharapkan menambah wawasan anak-anak.

Game-game itu diibaratkan juga sebagai persiapan Santa Claus dan warga Kutub Utara menyambut Natal. Misalnya saja, dengan game coding, Santa Claus bisa lebih pintar memetakan dan menghitung pembagian kado untuk anak-anak.

Lalu, Translation berfungsi agar Santa Claus tak bingung ketika berada di negara mana saja. Tradition dan Tracker juga membuat Sinterklas dan para pasukan keledai tak hilang arah ketika mengantar kado.

Selain lewat situs, aplikasi Santa Tracker sebenarnya bisa diunduh lewat Google Play Store untuk dijajal di perangkat Android. Nah, khusus untuk pengunduh aplikasi, Santa’s Village menyediakan game khusus bernama “Present Quest”.

Game itu memanfaatkan geolokasi, sehingga pemainnya bisa mengetahui kekeliruan Sinterklas membagi kado. Sebab, bisa saja kado yang semestinya untuk si A malah dikasih ke si B oleh Santa Claus.

Setiap harinya, di Santa’s Village akan ada satu fitur baru yang dibuka sampai 24 Desember. Pada hari ke-5¬† pasca Santa’s Village dibuka ini, fitur yang dibuka adalah Code Lab untuk belajar pengkodean.

Fitur baru apa yang bakal dibuka besok? Pantau terus melalui situs ini atau aplikasi Santa Tracker di Google Play Store.

Selamat bermain sambil belajar!

About The Author

Profile photo of kompas

Kompas.com adalah portal berita yang memiliki media online maupun offline tertua dan ternama di indonesia. Media offline kompas adalah yang terbesar di Indonesia.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar