Setelah Google Mundur, Ini Calon Kuat Pembeli Twitter

KOMPAS.com – Raksasa internet Google dan perusahaan animasi Disney tampaknya tidak akan jadi membeli Twitter. Keduanya dikabarkan telah membatalkan tawarannya.

Sumber yang dekat dengan Disney sebelumnya menyebutkan soal kemungkinan perusahaan animasi itu mengajukan tawaran untuk membeli Twitter. Namun sumber yang sama telah mengonfirmasi Disney batal mengajukan penawaran pembelian tersebut.

Sementara itu, sebagaimana dilansir KompasTekno dari Recode, Jumat (7/10/2016), Google disebut mengambil langkah serupa dengan Disney, batal mengajukan penawaran pembelian. Padahal sebelumnya, raksasa mesin pencari ini tergolong pembeli serius dan sudah menyiapkan sokongan bank untuk mewujudkannya.

Kini, tinggal Salesforce saja yang tampaknya masih berpotensi mencaplok Twitter. Setidaknya, perusahaan cloud asal San Francisco, Amerika Serikat ini tidak mengeluarkan bantahan soal dugaan tersebut.

Di sisi lain, Salesforce juga tidak secara terbuka mengumumkan minatnya membeli Twitter.

Sebelumnya, menurut sumber internal, nasib Twitter akan ditentukan pada 27 Oktober 2016. CEO Twitter Jack Dorsey pun disebutkan sedang terdesak karena para pemegang saham dan karyawan terus mempertanyakan masa depan perusahaan.

Kabar mengenai kemungkinan penjualan ini merebak setelah co-founder sekaligus mantan direksi Twitter, Evan Williams, bicara ke publik.

Dia mengatakan bahwa Twitter sedang mempertimbangkan pilihan terbaik soal akuisisi dari perusahaan luar.

Baca: Nasib Twitter Ditentukan Tiga Minggu Lagi?

About The Author

Profile photo of kompas

Kompas.com adalah portal berita yang memiliki media online maupun offline tertua dan ternama di indonesia. Media offline kompas adalah yang terbesar di Indonesia.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar