Tarif Seluler di Daerah Bisa Turun, Asal..

Ambon – Telkomsel tidak diam saja agar tarif seluler di daerah bisa diturunkan. Meski demikian, operator seluler ini berharap campur tangan pemerintah untuk mewujudkan hal tersebut.

Adapun cara yang bisa ditempuh, menurut Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah adalah, pemerintah bisa mulai mencoba melihat faktor-faktor yang bisa didorong. Salah satunya mungkin dengan cara menurunkan component cost.

Efek dari penurunan component cost tersebut memang berdampak pada pendapatan pemerintah yang akan sedikit berkurang. Tapi di sisi lain, keputusan tersebut bisa mendorong perekonomian di suatu daerah.

“Misal component cost di kurangi, pendapatan pemerintah memang akan turun, tapi perekonomian bisa naik. Jadi berkurang di satu sisi, naik di sisi lain. Karena ada penerimaan pajak yang dihasilkan,” jelas Ririek, di sela-sela perayaan Hari Pers Nasional, di Ambon.

Selain itu, pemerintah menurutnya juga bisa melakukan follow-up terhadap komitmen pembangunan jaringan oleh pemegang lisensi nasional. Karena semakin banyak industri yang melakukan perluasan jaringan, dipastikan akan mampu mempengaruhi tarif yang berlaku.

Telkomsel sendiri disebut Ririek telah melakukan sejumlah langlah-langkah penting untuk perluasan jaringan yang lebih efisien. Salah satu caranya adalah dengan menyiapkan sambungan fiber optik yang membentang sampai Merauke.

Saat ini, Telkomsel masih mengandalkan sambungan satelit yang terbilang mahal untuk menjangkau sejumlah wilayah cakupannya. Bila sambungan fiber optik yang direncanakan berhasil dituntaskan, tak menutup kemungkinan tarif seluler di daerah bisa lebih ditekan. Di samping itu, penggunaan fiber optik juga memberikan latensi yang rendah, sehingga koneksi jadi bisa lebih cepat.

“Beberapa tempat ada yang harus pakai satelit, itu mahal, (jumlah) pelanggannya juga kadang kecil. Namun kami mulai menggeber pakai fiber optik sampai merauke, lebih murah. kami lakukan bertahap,” katanya.

Hal lain yang dilakukan Telkomsel demi peningkatan kualitas adalah membangun sambungan data baru dari Manado yang akan mengarah ke Hawaii kemudian menuju Amerika Serikat. Sambungan data ini merupakan penyeimbang sekaligus sebagai back-up untuk sambungan data kepunyaan Telkomsel yang saat ini hanya melalui Batam.

Dengan begitu, bila terjadi gangguan di sambungan data yang ada di Batam menuju Singapura, akan dilakukan pengalihan ke sambungan data di Manado yang menuju Hawaii.

“Koneksi data rencananya akan dibuat balans, dari Manado mengarah ke Hawaii kemudian Amerika (Serikat). Karena saat ini (koneksi data) kita sangat rawan, hanya mengandalkan Indonesia Barat, lewat Batam. Kalo juga lewat Manado, jadi bisa balance,” pungkas Ririek. (yud/rns)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar