Telkom PINS dan G1 Kembangkan Bisnis Drone

Telkom PINS dan G1 Kembangkan Bisnis DroneFoto: Dok. PINS Indonesia
Jakarta – PINS Indonesia, anak perusahaan Telkom, coba menjalin peluang mengembangkan bisnis penyediaan layanan drone bersama Global Inovasi Informasi Indonesia (G1).

Seperti diketahui, drone atau pesawat tanpa awak, sejatinya merupakan teknologi yang sudah lama ada, namun baru pesat berkembang dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini.

Pada awalnya, drone hanya digunakan oleh dunia militer. Namun seiring berkembangnya zaman, drone sudah mulai dikembangkan untuk misi pencarian, memotret, merekam video dan pengumpulan data serta aerial imaging untuk keperluan non-militer.

Nah, peluang itu pun ikut dilirik PINS yang tengah agresif masuk ke segmen bisnis Internet of Things (IoT). Dengan sumber daya yang dimiliki PINS dan G1, keduanya pun sepakat untuk berkolaborasi di tengah makarnya tren tentang drone ini.

Menurut CEO PINS Prasabri Pesti, kerja sama antara PINS dan G1 meliputi penyediaan pesawat drone, pengembangan bersama beragam tipe drone, pengadaan alat survei, serta jasa layanan pemetaan peta udara.

“PINS Indonesia akan memberikan layanan drone terbaik sesuai dengan kebutuhan pelanggan,” jelas Prasabri yang akrab dipanggil dengan sapaan PP itu saat berbincang dengan detikINET, Sabtu (8/10/2016).

Telkom PINS dan G1 Kembangkan Bisnis DroneTelkom PINS dan G1 Kembangkan Bisnis Drone

Layanan drone terbaik yang dimaksud PP, antara lain seperti pemetaan perubahan lingkungan, perencanaan pembangunan infrastruktur, pengamatan kualitas infrastruktur seperti jalan dan bendungan, pemetaan perkebunan, serta aerial imaging.

“Termasuk layanan sistem informasi geografis berbasis drone yang akan mempermudah pelanggan PINS di berbagai bidang,” jelasnya lebih lanjut usai penandatanganan nota kesepahaman antara PINS dan G1 tersebut.

Lebih lanjut dikatakan olehnya, perkembangan teknologi sudah sedemikian pesatnya karena tingginya tingkat permintaan pelanggan. Sehingga, para penyedia layanan teknologi seperti PINS, terus berlomba-lomba menciptakan inovasi baru.

Prasabari juga menjelaskan, alasan pihaknya memilih G1 sebagai mitra bisnisnya, tak lain karena perusahaan itu merupakan penyedia sistem drone karya anak bangsa. Itu sebabnya, Telkom PINS pun tertarik bermitra agar bisa saling tumbuh bersama.

“Drone buatan G1 ini bisa untuk berbagai fungsi dan punya banyak kelebihan dibandingkan dengan drone lainnya. Sehingga banyak perusahaan asing melirik untuk memboyong drone hasil buatan anak negeri ini,” katanya.

Seperti diketahui, penggunaan aerial imaging di dunia menjadi salah satu solusi yang dapat memberikan berbagai informasi terkait dengan keadaan dari suatu wilayah dari atas udara.

Dengan menggunakan kemajuan teknologi informasi, biaya dan sumber daya yang dibutuhkan oleh aerial imaging, dapat diminimalisir melalui penggunaan pesawat tanpa awak dengan berbagai sensor untuk mempermudah proses pemetaan lokasi.

Menurut Direktur Utama G1, Gandjar Suargani Djamhir, konsep desain struktur pesawat tanpa awak yang mereka kembangkan adalah struktur yang ringan dan kuat disertai dengan sensor kamera dan pemetaan mutakhir dan mesin yang dapat diandalkan.

“Untuk mendukung konsep tersebut agar bisa memenuhi kebutuhan aplikasi di lapangan, kami menggunakan konsep teknologi manufaktur moderen yang telah teruji dan efisien,” paparnya.

Prasabri berharap, kerja sama PINS dan G1 dapat memberikan nilai lebih kepada pelanggan, serta bisa mendukung pemerintah dan perusahaan di Indonesia dalam meningkatkan produktivitas dari operasi bisnisnya melalui pemanfaatan sistem teknologi drone.

“Tentunya produk-produk ini akan memperkuat lini produk solusi Telkom yang dikenal dengan Telkom Solution,” pungkas Prasabri di akhir perbincangan.
(rou/mag)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar