Terjawab, "Teka-teki" Absennya Awkarin dan Edho Zell di YouTube Rewind

JAKARTA, KOMPAS.com – YouTube Rewind Indonesia 2016 mengundang beragam komentar dari netizen. Video berdurasi 6 menit 44 detik tersebut merupakan karya kolaborasi sekitar 300 YouTubers lokal yang menceritakan apa saja keramaian di YouTube selama setahun.

Konsepnya sendiri mengusung “Unity In Diversity” yang maknanya lebih kurang sama dengan semboyan “Bhineka Tunggal Ika”. Frasa itu dianggap mewakili kondisi YouTube Tanah Air yang disesaki YouTubers dengan beragam karakter dan penyajian konten tapi tetap solid.

Banyak netizen yang memuji YouTube Rewind Indonesia tahun ini, tapi tak sedikit pula yang mengkritik. Beberapa kritikan merujuk pada ketidakhadiran YouTubers kesukaan mereka.

Nama-nama yang dipertanyakan karena tak berpartisipasi adalah Raditya Dika, Edho Zell, dan Karin Novilda alias Awkarin. Ketiganya memiliki basis massa yang cukup kuat di YouTube dan aktif berkarya selama setahun terakhir.

Baca: Tak Ada Awkarin dan Edho Zell di YouTube Rewind Indonesia 2016

Sutradara YouTube Rewind Indonesia 2016, Reza “Arap” Oktovian dan Chandra Timothy Liow memberikan alasan pada KompasTekno via e-mail pada Kamis (22/12/2016).

Menurut keduanya, Awkarin sudah diajak secara langsung namun prosedurnya harus melewati manajemen, dalam hal ini TAKIS Entertainment. Pasalnya, Awkarin saat ini terikat kontrak dengan manajemen yang digagas Samuel Alexander Pieter alias Young Lex dan Oka Mahendra tersebut.

“Kebetulan banget, kemarin sudah sangat mepet waktunya dan kami sudah sibuk untuk mengurus yang lain,” kata Reza dan Chandra.

Young Lex yang juga berada di bawah payung TAKIS terlihat dalam YouTube Rewind Indonesia 2016, meski porsinya tak banyak.

KompasTekno telah berusaha menghubungi ke Awkarin via e-mail soal alasan ketidakhadirannya di YouTube Rewind. Namun, YouTuber yang tenar karena video kontroversialnya, pada Juli lalu itu, belum memberikan jawaban.

Baca: Bad Hingga Panjat Sosial, Tren Video Sindiran di YouTube

Edho Zell beda prinsip

Lain Awkarin, lain pula Edho Zell. Menurut Reza dan Chandra, Edho sudah membuat pernyataan di salah satu videonya bahwa ia tak bisa bergabung di YouTube Rewind. Alasannya berhubungan dengan kesibukan berkeluarga dan perbedaan prinsip.

KompasTekno juga mencoba menghubungi Edho Zell namun ia belum menanggapi. Adapun video yang dimaksud Reza dan Chandra  tak lain adalah video yang diunggah Edho Zell pada 8 Desember 2016 di channel YouTube pribadinya.

Video itu berjudul YouTube Rewind 2016 React yang menampilkan reaksi Edho Zell saat menonton video kolaborasi YouTubers global. Pada menit ke 6 lewat 15 detik, Edho Zell menjabarkan alasannya tak berpartisipasi pada versi Indonesia.

“Gue nggak bakal ikutan, sama sekali tahun lalu gue nggak ikutan. Karena mungkin teman-teman yang belum dewasa, yang masih kecil, belum mengerti tentang prioritas hidup. Kalau gue sih prioritasnya bukan tampil, bukan eksis, rame-rame ngumpul. Tapi proyek saya sekarang sudah lebih ke keluarga, ada anak ada istri. Saya juga nggak nyari ‘prestasi’, gue lebih nyari kontribusi ke masyarakat sih,” ia menjelaskan.

Untuk video selengkapnya, bisa dicek di tautan ini.

[embedded content]

Raditya Dika sibuk promo film

Sementara itu, untuk Raditya Dika, Reza dan Chandra mengatakan sudah menginformasikan soal YouTube Rewind Indonesia 2016 di grup YouTuber Indonesia. Tapi agaknya Raditya Dika tak bisa berpartisipasi karena kesibukannya.

“Sepertinya dia sedang sibuk di promo film barunya,” ujar dua sutradara yang juga membuat YouTuber Rewind Indonesia 2015.

Sama seperti Awkarin dan Edho Zell, Raditya Dika yang dihubungi KompasTekno belum memberi tanggapan.

Direncanakan dari Juni

Menghimpun lebih dari 300 kreator YouTube tentu bukan hal mudah, apalagi masing-masing punya kesibukan yang berbeda. Hal tersebut menjadi salah satu tantangan bagi tim produksi YouTube Rewind Indonesia 2016.

“Kami membuat sistem di mana kami yang menentukan jadwal shooting. Kekurangannya, ada beberapa kreator yang tidak bisa join karena berhalangan,” Reza dan Chandra mengimbuhkan.

Konsep “Unity In Diversity” sendiri berawal dari Chandra yang ingin mengangkat fenomena “perbedaan” di kancah YouTube Indonesia tahun ini. Setelah berdiskusi, Reza menambahkan beberapa hal hingga konsep akhir disepakati.

Pre-Production sudah di lakukan dari bulan Juni,” mereka berujar.

YouTube Rewind Indonesia 2016 dibuka dengan pasangan YouTubers Arief Muhammad dan Tiara Pangestika alias Tipang. Mereka merekam keseharian atau diistilahkan daily vlog.

Keduanya terkesan sebagai bintang utama karena paling sering muncul. Reza dan Chandra pun meluruskan anggapan tersebut.

“Poinnya bukan di Arief-Tipang atau ‘bintang utama’, tapi lebih ke daily vlog. Konten daily vlog sangat booming di 2016. Salah satu yang menurut kami layak dari segi kualitas, konsistensi, dan image adalah Arief-Tipang,” keduanya memungkasi.

Untuk melihat video YouTube Rewind Indonesia 2016 yang diunggah pada 18 Desember lalu, silakan buka tautan ini.

[embedded content]

About The Author

Profile photo of kompas

Kompas.com adalah portal berita yang memiliki media online maupun offline tertua dan ternama di indonesia. Media offline kompas adalah yang terbesar di Indonesia.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar