Tiga Startup Lokal Dikucuri Hadiah Rp 666 Juta

Jakarta – Program akselerator yang dicanangkan oleh Ideabox Ventures telah berakhir. Dari program yang memakan waktu kurang lebih 120 hari ini, terpilihlah tiga pemenang yang masing-masing dianggap memiliki ide cocok dengan visi Ideabox.

Ideabox Ventures sendiri merupakan program akselerasi startup joint ventures yang diinisiasi oleh tiga perusahaan, yakni Indosat Ooredoo, Mountain Partners, dan Kejora. Program ini merupakan kelanjutan dari Ideabox yang sudah tiga tahun berjalan.

“Kalau dulu kan Ideabox adalah program akselerator saja. Tapi sejak bulan November 2016, sudah menjadi perusahaan joint ventures dengan tiga perusahaan tadi,” terang Managing Director Kejora Andy Zain ketika ditemui detikINET di Penang Bistro, Jakarta, Senin (13/2/2017).

Tak hanya itu, penggarapannya pun berbeda dari program sebelumnya. “Kalau dulu Ideabox program yang didanai oleh Indosat, dikerjakan oleh Kejora. Sekarang programnya dilakukan bersama-sama oleh tiga perusahaan joint venture ini,” terang Andy.

Diutarakan oleh Andy, Ideabox Ventures ini berbeda dari program akselerator startup pada umumnya. Yang pertama menurut Andy, Ideabox Ventures fokus pada ekosistem. Dan yang paling penting adalah para pemenang ini akan dipekerjakan oleh Indosat Ooredoo.

“Kami mencari startup yang masih kecil, lalu kami kuatkan dengan pendanaan dan kami bina. Sehingga diharapkan setelah program empat bulan ini, mereka sudah siap. Nah, setelah sudah siap, kami akan bawa untuk bekerja dengan Indosat,” papar Andy.

Foto: Muhammad Alif Goenawan/detikINET

Andy pun menerangkan alasan mengapa ia hanya memilih tiga pemenang, dari belasan peserta yang terpilih masuk babak final. Padahal, program Ideabox sebelumnya memenangkan empat sampai lima tim.

“Kami ingin fokus di kualitas. Makanya hanya ambil tiga pemenang. Kalau yang lain kan banyak. Kami ingin tiga-tiganya berhasil,” paparnya. Penilaian pun diakui melalui proses yang cukup berat.

“Berbeda dengan tahun lalu, sekarang mereka lebih siap. Dari 15 company mereka mewakili bidang yang berbeda-beda. Ada perusahaan berbasis fintech, logistik, agrikulutur, dan IoT,” ujar Andy.

Selain mendapat pembinaan, ketiga pemenang berhak membawa pulang hadiah masing-masing USD 50.000 atau sekitar Rp 666 juta. Tiga pemenang juga bisa memboyong kredit Facebook senilai USD 80.000, infrastruktur Cloud senilai USD 120.000, IBM Soft Layer, dan IBM Blue Mix.

Sementara itu, pihak Prashant Gokarn, Chief New Business & Innovation Indosat Ooredoo, mengatakan jika program ini dirasa penting untuk membangun ekositem digital di Indonesia. “Melalui Ideabox, kami ingin mendorong semangat para startup untuk meningkatkan inovasi dan kewirausahaan mereka,” ucap Gokarn.

Adapun tiga pemenang antara lain, Andalin, AyoSlide, dan Sevva. Andalin sendiri merupakan situs one stop solution yang membantuk UKM di Indonesia untuk go international tanpa harus mempedulikan sulitnya birokrasi logistik.

Sedangkan AyoSlide adalah platform marketing ‘bergerak’, di mana pengiklan bisa memasang iklan produk mereka di lockscreen perangkat mobile. Dan terakhir Sevva, adalah layanan sewa barang yang diklaim nyaman dan aman. (mag/fyk)

Jakarta – Sebanyak 20 finalis kompetisi The NextDev 2016 yang digagas oleh Telkomsel telah melahirkan berbagai macam aplikasi yang dibuat selama fase bootcamp. Namun, dari puluhan finalis tadi, hanya ada tiga aplikasi yang didapuk menjadi yang terbaik di dalam kompetisi mobile apps developer tersebut.

Adapun ketiga aplikasi yang dimaksud adalah Kostoom, Habibi Garden, dan Juru Parkir. Ketiganya berhak mendapatkan hadiah 6M, yakni Market Access (akses pasar), Marketing (publisitas), Mentoring (pelatihan dan pendampingan), Management Trip (study visit ke pelaku industri telekomunikasi di luar negeri), Money (uang tunai), dan Monetizing (peluang besar untuk memperoleh pendapatan melalui kolaborasi dengan stakeholder terkait).

Dalam fase akhir penjurian, para finalis ditantang untuk melakukan serangkaian aktivitas yang bertema ‘Meet The Entertainer’, ‘Meet Your Customer’, ‘Meet The Investor’, dan ‘Meet The Government’, guna melihat kemampuan mereka dalam berinteraksi dengan berbagai stakeholders. Tiga aplikasi terbaik ini merupakan pilihan dari empat orang juri yang mewakili berbagai bidang, seperti Dennis Adhiswara (CEO Layaria & Sekjen PARFI), Adita Irawati (Vice President Coporate Communication Telkomsel), Yansen Kamto (CEO Kibar), dan Anindya Kusuma Putri (Puteri Indonesia 2015).

“The NextDev bertujuan untuk menggali potensi anak muda Indonesia dalam menciptakan mobile apps yang mampu memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat. The NextDev mengajak anak muda untuk mewujudkan imajinasi dan ide mereka dalam hal pengembangan Kota Pintar dan Desa Pintar, serta menjadi bagian dari program untuk membentuk masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujar Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah dalam keterangannya, Minggu (25/12/2016).

Foto: Dok. Telkomsel

The NextDev sendiri, lanjut Ririek, tak hanya menjadi sebuah kompetisi tapi juga menjadi penghubung antara startup lokal dengan pemerintah daerah untuk mendukung terciptanya iklim kolaborasi dalam pemanfaatan teknologi sebagai solusi smart city.

“The NextDev memandang para startup lokal sebagai aset bangsa yang perlu dibina dan difasilitasi agar bisa terus berkembang dan memiliki daya saing di tingkat regional. Melalui The NextDev, Telkomsel juga memberikan kesempatan kepada para startup untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak sekaligus membuka akses pasar,” lanjutnya.

Sebagai bagian dari apresiasi, para pemenang The NextDev akan diajak untuk berkunjung langsung ke Silicon Valley, Amerika Serikat untuk bertemu langsung dengan beberapa startup terdepan di dunia dan mendapatkan kesempatan berkolaborasi melalui project bersama. (mag/mag)

About The Author

Profile photo of Detik

Detik.com adalah portal berita online terbesar di indonesia yang menyediakan beragam macam berita dari politik, IT sampai kesehatan.

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar