Tim Divisi Konten Video Orisinal Apple Kedatangan Pegawai Baru

Michelle Lee/Variety

Apple seperti diketahui sedang bersiap untuk memproduksi lebih banyak konten video orisinal tahun depan dengan dana yang diinvestasi sebesar $1 miliar. Di tengah rencana tersebut, mereka dikabarkan sudah merekrut pegawai baru dalam bidang terkait.

Sebagaimana dilaporkan Variety, Apple resmi meminang Michelle Lee untuk menjadi pegawainya di tim divisi program video yang sudah lama dibentuknya. Wanita tersebut sudah lama berkecimpung dalam dunia pertelevisian.

Lee memulai karirnya di dunia pertelevisian sebagai eksekutif di perusahaan TV Mark Gordon Company. Selanjutnya pada 2012, dia menjadi producing partner Jason Katims, mengerjakan True Jack Productions buat Universal Television.

Sejak 2012, Lee lantas mengerjakan acara-acara TV untuk jaringan TV besar lain di AS, seperti Rise untuk NBC, The Path untuk Hulu, About a Boy untuk NBC, dan Pure Genius untuk CBS.

Apple sendiri sudah membentuk tim divisi video orisinal sejak pertengahan tahun ini. Dimulai dengan merekrut dua petinggi dari Sony Pictures, Zack Van Amburg dan Jamie Erlicht yang memimpin tim tersebut.



Tidak lama, Apple kembali melakukan perekrutan lanjutan. Mereka kemudian merekrut petinggi WGN America, Cherniss dan Amazon Studios Morgan Wandell, yang dipercaya untuk memimpin pengembangan untuk pasar internasional.

Rencananya untuk depan, Apple bakal memproduksi sejumlah tayangan drama TV. Salah satunya adalah drama yang dibintangi Jennifer Aniston dan Rees Witherspoon. Selain mereka juga menjalin kerja sama dengan sutradara Steven Spielberg untuk memproduksi episode baru Amazing Stories.

Langkah Apple untuk memproduksi lebih banyak konten video orisinal adalah untuk bersaing dengan Netflix dan Amazon. Tidak tanggung-tanggung, Apple berencana menggelontorkan dana $4,2 miliar lebih dari Rp 50 triliun untuk untuk memproduksi konten video orisinal pada 2022.





About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply