(Video) Pria Prancis Pukul Banyak iPhone di Toko Apple Pakai Bola Besi

iPhone

Tidak mampu menahan emosi, seorang pengguna di Prancis menghancurkan banyak perangkat iPhone dan sejumlah komputer Mac di toko ritel milik Apple yang ada di Dijon.

Dalam video yang menjadi viral di media sosial akhir pekan lalu, si pengguna yang saat itu mengenakan jaket, kacamata, tas selempang, mempersenjatai dirinya dengan sebuah bola besi yang biasa dipakai di permainan adu bola pétanque.

Dengan bola tersebut, si pria asing tersebut tanpa merasa takut dan malu mulai memukul satu per satu iPhone yang dipajang di atas meja di hadapannya sambil berteriak-teriak.

Bukan hanya iPhone, MacBook dan sejumlah iMac juga tidak luput dari pemukulan. Dalam video, dia terlihat memukul layar sebuah MacBook hingga pecah sehingga engselnya rata, serta empat unit iMac dengan layar juga serba pecah dan hitam.

Dalam terjemahan seperti dikutip Mashable, dia marah dengan meneriakan bahwa Apple sudah melanggar hak konsumen Eropa. Dia beralasan mereka menolak mengganti biaya untuk sesuatu yang belum jelas.

Sementara pegawai toko hanya melihat aksi pria tanpa berani menghentikannya. Namun terlihat, para pegawai mencoba menghubungi petugas keamanan yang kemudian mengamankan dan menggiringnya untuk ditahan.

Berikut videonya:

“Apple is a company that ‘violated’ European consumers’ rights. They refused to reimburse me, I told them: ‘Give me my money back’. They said no. So you know what’s happening? This is happening!” – before wrecking another iPhone.

[embedded content]

Klik tautan ini jika video di atas tidak muncul.

Ada juga edaran video lain yang memperlihatkan si pelaku pengrusakan mencoba melarikan diri dari kepungan petugas keamanan yang menahannya. Namun untungnya, aksi kabur tersebut berhasil digagalkan.

[embedded content]

Klik tautan ini jika video di atas tidak muncul.



Meski tidak diketahui secara rinci, nilai kerugian dari produk-produk Apple yang dirusak si pelaku ditaksir puluhan ribu Euro atau ratusan juta rupiah. Apple belum mengeluarkan pernyataan kejadian memprihatinkan ini.






About The Author

Related posts

Click on a tab to select how you'd like to leave your comment

Leave a Reply

Skip to toolbar